Beranda HIBURAN Warta Horor Jilid II: Penelusuran Mistis Di Daerah Kota Sumedang

Warta Horor Jilid II: Penelusuran Mistis Di Daerah Kota Sumedang

112
0
Ilustrasi jembatan angker yang sering dilewati pengendara (Sumber : Diadona.id)

Warta – Horor, wartapriangan.com: SEBUAH kisah perjalanan dan penelusuran sekelompok orang yang memiliki latar belakang yang sama, yaitu “Iseng-iseng aja”. Sekelompok orang ini sebenarnya sudah sering melakukan penelusuran horor di lingkungan perantauannya, di daerah Bandung.

Tapi saat ini mereka semua sedang berada di tanah kelahiran sendiri, yaitu Sumedang. Akhirnya muncullah pertanyaan di antara mereka semua, “Kenapa kita tidak menulusuri kampung sendiri? Ucap salah satu anggota. Mereka semua pun menyetujuinya, dan segera bergegas mempersiapkan agendapenelusuran.

Penelusuran dilakukan selama 1 minggu, dan bertempat di 3 lokasi.  Lokasi pertama adalah sebuah jembatan yang terkenal angker di lingkungan warga Sumedang, karena konon katanya di jembatan ini lah ada sosok tumbal seorang wanita remaja.

Pada pukul 1 malam, berangkatlah mereka ke jembatan yang sudah dikenal angker oleh seantero masyarakat Sumedang itu, dan saat di perjalanan, ketika mendekati hutan mereka semua berkumpul untuk menghitung berapa total orang yang ikut penelusuran, semua orang menghitung, dan mereka berjumlah 7 orang sebelum penelusuran.

Sebelum tiba di jembatan, mereka harus lah melewati makam terlebih dahulu, dan saat mereka baru saja menapakkan kaki, lemparan batu ke arah semak-semak seakan-akan menjadi ucapan selamat datang yang mereka terima.

Di sebuah kolam yang tak jauh dari jembatan, ketujuh orang itu sudah terlebih dahulu melihat sosok hitam yang lewat, tapi mereka tidak menghiraukannya. Mereka sepakat langsung saja menuju jembatan angker itu.

Sampainya di jembatan, mereka berbincang sejenak tentang kejadian yang dialami oleh masyarakat. Banyak cerita dari warga setempat bahwa mereka seringkali melihat sosok wanita yang suka memberhentikan saat orang melintas, mengeluarkan bau amis, bahkan menumpang dengan orang yang lewat dengan kendaraan sendirian.

Tapi berdasarkan pengelihatan tim penelusuran, sosok ini ialah wanita yang berparas cantik, hanya saja memiliki aroma yang kurang enak. Sosok ini pun tidak membahayakan, hanya suka mengganggu saja. Bahkan terkadang saat menggaggu orang, sosok ini terkadang menggunakan kebaya berwarna merah dan menggendong seorang bayi.

Kejadian tumbal ini dimulai sekitar tahun 1960-an dengan tujuan kokohnya jembatan itu. Tim pun kembali setelah selesai melakukan penelusuran di jembatan angker tersebut, dan seusai penelusuran, dengan terkejut mereka bertemu sosok besar berwarna putih, ya, sosok itu adalah kuntilanak.

Wujud sosok kuntilanak itu terekam ke dalam video yang mereka buat. Tak lama setelah bertemu dengan sosok tersebut, salah satu anggota tim yaitu AR diganggu di lokasi kejadian, ia mual hingga muntah-muntah. Pada akhirnya tim memutuskan untuk pulang dari tempat penelusuran.

Sesampainya di rumah, mereka melihat kembali video penelusuran yang mereka rekam saat menelusuri jembatan angker tersebut, dan mereka pun sangatlah terkejut. Ingat dengan kejadian saat mereka menghitung orang yang ikut penelusuran? Ya pada saat di tempat kejadian mereka berjumlah 7 orang, tapi saat melihat ulang video penelusuran, mereka menghitung ada 8 orang yang terekam di dalam video. Lalu, siapakah orang ke-8 yang mengikuti penelusuran?

Waktu berlalu dan hari pun berganti, mereka pun melanjutkan penelusuran ke tempat-tempat  horor lainya. Dan mereka memutuskan untuk melakukan penelusuran ke sebuah pemakaman umum di salah satu kecamatan di daerah Sumedang.

Ilustrasi pemakaman yang terlihat angker (sumber : YuKepo.com)

Penelusuran kembali dilakukan pada pukul setengah 1 malam. Banyak cerita bermunculan di tengah masyarakat bahwa di daerah tersebut sering melihat keranda yang melayang. Memang, di pemakanan tersebut ada sebuah tempat penyimpanan keranda, dan suasananya pun kurang enak rasanya. Warga pun menceritakan bahwa keranda yang melayang itu seringkali terlihat di waktu sore, pada saat maghrib.

Di awal penelusuran, kami menemukan ada sosok yang ingin mencoba berkomunikasi dengan tim, kurang lebih ada sekitar 2 sosok yang ingin berkomunikasi. Kita melihat, bahwa sosok pertama memanglah sosok leluhur yang mengikuti tim saat penelusuran, dan yang kedua lah sosok yang sedikit mengganggu. Sosok yang kedua adalah seorang wanita yang suka mengganggu di daerah sekitar situ.

Tim melihat sosok tersebut adalah sosok yang sudah meninggal tapi masih memiliki hal yang belum diselesaikan dalam hidupnya. Disaat berkomunikasi pun sosok wanita ini minta ditemani bahkan minta diajak, sosok ini berkata “Ayolah ikut, temani saya di sini”.

Adapun mitos tentang saat kita makan terasi di daerah situ, maka akan mengundang makhluk-makhluk sekitar datang. Tim warta-horor pun mencoba untuk membakar sebuah terasi, dan secara mengejutkan ada sebuah cahaya putih keluar dari salah satu makam, dan tak lama disambung dengan seekor ular yang keluar dari salah satu makam juga.

Selepas kejadian tersebut, tim memutuskan untuk pulang karena dirasa suasana serta situasi yang terjadi sudah tidak kondusif. Tapi penelusuran ke tempat angker di Sumedang tidak berakhir di sini saja, penelusuran akan dilakukan ke sebuah makam yang dikenal keramat oleh masyarakat Sumedang, dan konon katanya makam tersebut diisi oleh berbagai makhluk yang menyeramkan, bahkan mengganggu.

Sampai jumpa di Warta Horor pekan depan!!!  (Moko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here