Home Jurnalis Warga Meneladani Bandung Lautan Api Untuk Hari Ini

Meneladani Bandung Lautan Api Untuk Hari Ini

147
0
Mahasiswa Magister PKn Pascasarjana UPI

OPINI, wartapriangan.com: Hari ini seluruh dunia termasuk Indonesia tengah dilanda masalah besar dengan hadirnya pandemi yang dikenal dengan Covid-19 atau virus Corona. Pandemi yang disinyalir berasal dari Wuhan, Tiongkok ini per tanggal 24 Maret 2020 telah menimbulkan 381.653 kasus dan terjadi di 195 negara. Berdasarkan informasi terbaru, di Indonesia sendiri per tanggal tersebut virus yang mematikan ini telah menjangkit 686 orang dengan 55 pasien meninggal dunia.

Penyebaran virus ini semakin merebak dengan cepat karena penularannya yang sangat mudah. Kontak fisik maupun penyebaran melalui media benda yang teraba oleh para penderita Corona mengakibatkan hari demi hari semakin bertambah banyaknya kasus yang terjadi. Tindakan penekanan angka kasus dan penanganan virus pun dilakukan di berbagai negara.

Italia menjadi negara yang saat ini tengah merasakan dampak besar penyebaran virus Corona. Tingginya tingkat penyebaran disana ditengarai karena sikap warganya yang tak mau mendengarkan instruksi pemerintah. Masih banyak saja warga Italia yang beraktivitas dan berkerumun layaknya menjalankan kegiatan sehari-hari seperti biasa. Hal ini justru menjadi malapetaka karena mereka tidak menyadari interaksi yang mereka lakukan dengan orang lain yang ternyata telah terjangkit virus Corona.

Di Indonesia, menanggapi percepatan perkembangan yang semakin bertambah setiap harinya maka dikeluarkanlah imbauan dari Presiden agar masyarakat melangsungkan kegiatan belajar, bekerja, dan beribadah di rumah masing-masing. Anjuran ini masih dianggap sebagai hal sepele bagi beberapa warga masyarakat yang belum sadar akan bahaya penyebaran virus Corona. Bahkan setelah dirumahkannya aktivitas belajar dan bekerja masih saja ada warga yang memanfaatkannya untuk berlibur ke pantai dan ke beberapa pusat hiburan publik. Hal inilah yang harus segera diinsafi demi kemaslahatan negeri.

Ungkapan permohonan dukungan yang diminta para tenaga medis pun mulai marak melintasi berbagai media sosial, mereka meminta bantuan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dengan kalimat “we stay at work for you, you stay at home for us”. Kalimat ini memberikan makna yang jelas bahwa dukungan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah menjadi bagian penting dalam upaya pemberantasan virus Corona.

Tercatat dalam sejarah 74 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 24 Maret 1946 terjadi suatu peristiwa besar yang dikenal dengan istilah Bandung Lautan Api. Peristiwa ini melibatkan sekitar 200.000 penduduk Kota Bandung yang melakukan migrasi menuju daerah pegunungan di wilayah Bandung Selatan. Bertepatan dengan peringatan peristiwa Bandung Lautan Api, perlu dipetik beberapa nilai kejuangan, kepatuhan, dan loyalitas pada negara untuk diterapkan di hari ini.

Tindakan pengosongan dan pembakaran seluruh isi kota berikut tempat tinggal dan segala harta benda milik warga yang berada di dalamnya menyiratkan sebuah makna pengorbanan warga Bandung pada instruksi Pemerintah pada masa itu yang tengah berada pada keadaan genting dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dari Sekutu.

Peristiwa ini juga menunjukkan betapa besarnya peran warga Bandung dalam upaya pembelaan negara, karena bila saja mereka keukeuh untuk tetap berada di Bandung dan mengabaikan instruksi untuk mendukung operasi yang juga dikenal dengan istilah “bumi hangus” maka dapat dipastikan sekutu akan mampu menduduki Bandung dan menjadikannya sebagai markas strategis militer untuk merebut kembali Indonesia.

Hari ini, situasi genting kembali terjadi. Dahulu para pahlawan berjuang dengan angkat senjata dan berperang melawan sekutu, hari Indonesia berperang melawan pandemi virus yang dapat merenggut ribuan jiwa. Bila dahulu warga Bandung membumi hanguskan rumah dan segala yang dimiliki demi terjaganya keutuhan NKRI, maka hari ini seluruh warga negara dituntut untuk mampu membumi hanguskan wabah penyakit ini dengan menurunkan ego dan jemawa dalam diri agar tidak beraktivitas di luar rumah dan tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain.

Bila dibandingkan dengan pengorbanan warga Bandung tempo dulu yang tanpa bekal dan persiapan yang cukup, mereka tetap mengikuti arahan pemerintah untuk kemudian berduyun-duyun menuju lokasi baru yang mereka sendiri pun tak pernah tahu kondisi tujuan yang diarahnya dan tak ada sanak keluarga yang akan menyambutnya. Hari ini, kita selaku warga negara yang baik harus mampu mengikuti setiap arahan dan instruksi yang dikeluarkan pemerintah demi segera terentaskannya pandemi virus Corona dan terlaksananya aktivitas normal seperti biasa.

Nilai kejuangan, kepatuhan, dan loyalitas dalam peristiwa Bandung Lautan Api inilah yang seharusnya kita teladani pada hari ini. Arahan untuk tetap berada di dalam rumah dari Pemerintah sebagai imbauan nasional dalam rangka pemberantasan virus Corona harus mampu dilaksanakan dengan baik dan patuh. Tak lupa untuk senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar badai masalah ini segera berlalu.

Penulis: Reza A. Suntara (Mahasiswa Magister PKn UPI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here