Home Opini Konspirasi Kemanusiaan Virus Corona

Konspirasi Kemanusiaan Virus Corona

269
0
sumber: cnbc indonesia

Oleh: Ahmad Darus Pirdaus

wartapriangan.com: Coronaviruses (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV).

Coronavirus novel (nCoV) adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus RNA, virus ini adalah virus yang materi genetiknya berupa asam nukleat yang berbentuk rantai tunggal atau ganda tidak berpilin.

Di dalam sel inangnya, RNA pada virus akan mengalami transkripsi balik menjadi Hibrid RNA-DNA dan akhirnya membentuk DNA. Selanjutnya DNA virus akan masuk ke inti sel inangnya, menyisip ke dalam DNA inangnya. DNA virus akan merusak DNA inangnya dan membentuk mRNA.

mRNA akan mengalami translasi untuk menghasilkan protein selubung virus untuk menbentuk virus – virus baru. Virus jenis ini cenderung sulit untuk di obati.

Virus corona adalah zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia. Investigasi terperinci menemukan bahwa SARS-CoV ditularkan dari kucing luwak ke manusia dan MERS-CoV dari unta ke manusia dan Corona Virus ke manusia Inang dari virus ini adalah kelelawar dan ular ke manusia.

Tanda-tanda umum infeksi termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Tindakan pencegahan penyebaran infeksi termasuk mencuci tangan secara teratur, menutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, memasak daging dan telur dengan seksama. Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

Berbagai macam konspirasi muncul akibat wabah ini, seperti senjata biologis pemusnah masal amerika, genosida etnis uygur, persaingan pedagang dll.

Dalam artikelnya, situs www.warta-berita.commenulis klaim: “Salah satu dugaan lain adalah, China menggunakan Virus Corona untuk menghabisi suku Uyghur di Xinjiang. Akhir-akhir ini, isu Uyghur memantik sentimen negara-negara mayoritas Islam.

Pencarian justru diarahkan ke sejumlah situs yang menggambarkan kekhawatiran jika Virus Corona 2019-nCoV sampai ke Xinjiang, khususnya ke kamp warga di sana, yang oleh Barat disebut ‘kamp tahanan’, sementara pihak Tiongkok menyebutnya ‘fasilitas vokasi’.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here