Home Travel Bagar Hiu, Kebiasaan Memakan Ikan Hiu Masyarakat Bengkulu

Bagar Hiu, Kebiasaan Memakan Ikan Hiu Masyarakat Bengkulu

123
0
Hidangan Kuliner Bagar Hiu

BENGKULU-NASIONAL. wartapriangan.com: Masyarakat Provinsi Bengkulu memiliki kebiasaan yang jarang ditemukan didaerah lain yaitu memakan daging ikan hiu. Makanan itu dikenal dengan Bagar Hiu atau hiu yang dimasak dengan beragam jenis rempah ini adalah masakan khas Bengkulu.

Memasak Hiu ini sudah dilakukan turun-temurun di masyarakat tetapi tidak semua orang dapat memasak Bagar Hiu karena tingkat kesulitan dalam memasaknya.

“Ikan hiu harus dikupas terlebih dahulu kulitnya dan siripnya dibuang. Kemudian diberi garam dan air perasaan jeruk nipis dan daun sirih serta tak lupa daging hiu diremas. Teknik ini agar hiu tidak amis llau pisahkan tulang dari daging ikan hiu dan cuci bersih.” Ujar IBu Tessy Fitriani salah satu pembuat bagar hiu di Provinsi Bengkulu dengan resep turun-temurunya.

Bagar Hiu bukan merupakan makanan sehari- hari, sebab mencari hiu sebagai bahan baku pun tidak semudah mencari ikan pada umumnya. Hiu yang digunakan pun tak sembarang, untuk memasak kuliner ini digunakan daging ikan hiu tanduk yang dikenal tidak terlalu amis atau masyarakat sekitar menganlnya dengan hiu punai. Bagar Hiu menjadi makanan musiman seperti pada Ramadhan.

 “Bagar Hiu pun sedang dalam proses pengurusan untuk mendapatkan Hak Paten” kata Ibu Nurul Chosbiyah sebagai pendata makanan Bengkulu yang diusulkan hak patenya.

Kebiasaan memakan Hiu ini yang selanjutnya menjadi kuliner Bagar Hiu khas Bengkulu yang legal serta tidak ada masalah tentang isu populasi hiu yang semakin berkurang, karena yang dilarang menjaring ikan hiu yang masih kecil atau anak ikan hiu.

Ada lima spesies ikan hiu yang dilindungi berdasarkan Konvensi Perdagangan Internasional Terhadap Satwa dan Tumbuhan yang terancam punah. Spesies hiu tersebut, yakni Oceanic Whitetip Shark dan tiga jenis Hammerhead Shark, yaitu Scalloped Hammerhead, Smooth Hammerhead, dan Great Hammerhead.

Menurut Kepala Bidang Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Herry Maryadi, beberapa jenis ikan hiu termasuk dalam satwa laut yang dilindungi.

“Saya belum tahu apakah jenis hiu yang dikonsumsi warga itu termasuk yang dilindungi atau bukan, nanti akan kami periksa,” katanya.

Konon katanya, Bagar Hiu merupakan kuliner favorit presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno ketika masa pengasingannya di Bengkulu pada 1938 hingga 1942.

Penulis : Gery Gandansyah/WP

Editor   : Rizwan/WP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here