Home Edukasi Bahaya Konsumsi Martabak Manis yang Harus Diketahui

Bahaya Konsumsi Martabak Manis yang Harus Diketahui

224
0

EDUKASI, wartapriangan.com: Siapa yang tidak kenal dengan jajanan yang satu ini. Martabak selalu punya tempat di hati para pecinta makanan. Atau Anda salah satu pecinta makanan lezat tersebut.

Namun, dibalik manis dan legitnya rasa martabak terdapat beberapa bahaya yang mengincar. Lantaran martabak selalu penuh dan tak pernah lepas dari margarin, gula, serta isian manis yang berlebihan.

Martabak memiliki sejumlah dampak negatif bagi tubuh saat dikonsumsi, mulai dari bahan olahan hingga isian/topping yang kesemuanya mengandung kalori yang tinggi.

Bahan-bahan ini juga kaya akan kandungan gula atau lemak yang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Margarin yang mengandung lemak jenuh atau lemak trans,dalam satu martabak terdapat 50-75 gram margarin.

Konsumsi margarin yang berlebihan dapat meningkatkan risiko stroke, jantung koroner, dan lainya. Konsumsi kalori yang tidak terkontrol berdampak pada metabolisme tidak maksimal sehingga akan langsung tersimpan menjadi lemak.

Topping dan isian dalam satu martabak manis mempunyai kandungan gula yang sangat tinggi sehingga berdampak pada kegemukan. Ini disebabkan karena meningkatnya gula darah memicu peningkatan kalori dan lemak di tubuh.

Belum lagi martabak manis yang selalu ditaburi gula agar berongga dan campuran susu kental manis yang banyak bahkan berlebihan. Ini semua akan memicu diabetes.

Martabak manis juuga tak lepas dari baking powder uyang mengandum natrium, berdampak memicu peningkatan tekanan darah.

Dilansir dari doktersehat.com, berdasarkan software Nutrisurvey khusus Database Makanan Indonesia, dalam 100 gram martabak manis (setara dengan 8-10 sendok makan martabak manis) dengan isi meses dan kacang.

Terdapat kandungan gizi sebesar:

  • Energi 222 kkal
  • Karbohidrat 5,2 gram
  • Protein 2,5 gram
  • Lemak 17,1 gram

Dengan kandungan gizi tersebut, maka martabak manis merupakan salah satu bahan makanan yang tinggi akan kandungan kalori. (Gery/WP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here