Home Bisnis Diet Mediterania, Baik untuk Kesehatan dan Kebugaran

Diet Mediterania, Baik untuk Kesehatan dan Kebugaran

236
0
Sumber Foto: Food Detik.com

KULINER, Wartapriangan.com: Diet Mediterania merupakan diet terbaik di dunia yang diadaptasi dari pola makan masyarakat Kawasan mediterania. Menu dan olahan masakan kawasan Mediterania biasanya didominasi sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan protein hewani pilihan yang dikonsumsi secara terbatas. Diet mediterania ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Menurut US News and World Report diet mediterania didapuk sebagai peringkat teratas untuk kesehatan dan kebugaran.

Diet mediterania berfokus pada memperbanyak konsumsi makanan nabati. Asupanya 5 hingga 8 porsi sehari yang meliputi buah-buahan,sayuran, dan juga mengonsumsi makanan olahan biji-bijian serta kacang-kacangan.

Biji-bijian atau serelia juga banyak ragamnya ,bisa mencoba pula untuk mengonsumsi oats, quinoa, dieja, atau pun olahanya berupa roti gandum dan sereal. Jangan lupa sebagai tambahan menu makanan sehat agar tak bosan dapat mengonsumsi kacang-kacangan,biasanya yang paling disukai adalah kacang almond. Kalau pada sayuran pilihanya jauh lebih banyak mulai dari brokoli, wortel, kangkong, tomat dan timun. Dari buah-buahan pun dianjurkan pula memperbanyak mengonsumsi apel, pear, anggur, melon, jeruk, dan strawberry.

Dalam diet mediterania protein juga tidak dilupakan. Sumber protein dapat berasal dari ikan maupun daging merah. Namun mengonsumsinya harus dibatasi baik porsi dan frekuensi, seperti 2 kali dalam seminggu. Sumber protein ini juga lebih baik dimasak dengan dikukus, dibakar, direbus, dan jangan digoreng. Pada diet ini lebih diutamakan menggunakan ikan dan daging ayam tanpa kulit, tetapi bila bosan bisa ditambahkan menu seafood.

Dalam diet juga harus ada camilan dan hidangan penutup yang nikmat. Tentu camilan pun tak lepas dari buah-buahan dan kacang-kacangan yang diolah tanpa pemanis tambahan ataupun garam. Selain itu,disarankan mengonsumsi susu , keju, dan yogurt rendah lemak dalam jumlah terbatas. Jangan lupa minum air putih yang banyak serta hindari alkohol.

Tentu juga harus ada makanan yang dihindari guna tercapainya target. Beberapa makanan olahan dengan gula tambahan tentu dilarang seperti soda, permen, dan es krim. Lemak jenuh dan minyak olahan pun harus dikurangi seperti minyak kelapa sawit dan margarin. Apalagi, daging olahan yang tidak baik untuk kesehatan mulai dari nugget, hotdog, dan sosis.

Jadi, pada dasarnya diet mediterania lebih pada peningkatan konsumsi makanan nabati serta pembatasan protein hewani serta diikuti cara mengelola masakan. Diet mediterania menerapkan pola makan yang teratur sehingga memberi kesehatan dan kebugaran pada mereka yang memilih menjalankanya. (Gery/WP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here