Home Info Warta BMKG Prediksi 8-12 Januari Hujan Lebat Guyur Jabodetabek, Waspada Banjir

BMKG Prediksi 8-12 Januari Hujan Lebat Guyur Jabodetabek, Waspada Banjir

150
0
Hujan deras akan Guyur Jabodetabek

BERITA NASIONAL : Banjir memanglah sudah menjadi langganan wilayah Jakarta dan sekitarnya, tetapi banjir tahun ini yang dianggap terburuk dalam sepuluh tahun terakhir. Banjir Jabodetabek tahun ini, bukanlah hanya perkara drainase yang buruk, sampah yang menyumbat, maupun tata ruang yang salah, tetapi memang terkait dengan bencana alam akibat iklim pemanasan global.


“Ini bukan hujan biasa. Hujan yang turun di malam tahun baru di bagian barat dan utara Jawa sangat ekstrem dan memicu banjir di Jabodetabek dan Cikampek di Jawa Barat,” tulis BMKG dalam rilisnya yang dimuat di The Jakarta Post.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), salah satu penyebab terjadinya hujan ekstrem tersebut adalah angin muson, yaitu sebuah fenomena perubahan arah angin yang terjadi setiap setengah tahun yang ditandai dengan datangnya perubahan musim hujan.


“Angin yang bergerak dari timur laut Jawa bertemu dengan angin yang berhembus dari selatan. Pertemuan itu menyebabkan terbentuknya formasi awan masif di langit Jawa,” ujar juru bicara BMKG Fachri Radjab dalam pernyataan resminya.


BMKG merilis pernyataan resminya mengenai prakiraan potensi hujan lebat di wilayah Jabodetabek hingga tanggal 12 Januari 2020. Keterangan ini merupakan tanggapan dari peringatan dini yang diberikan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat kepada warganya yang ada di Jakarta dan sekitarnya agar waspada terhadap curah hujan ekstrem.


Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi. BMKG merilis pernyataan resminya mengenai prakiraan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Jabodetabek sebagai berikut :


Tanggal 08 Januari 2020

Diprediksikan potensi hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi mulai siang hari di wilayah Bogor, Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Bekasi bagian barat, dan pada malam hari di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.


Tanggal 09-10 Januari 2020

Potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai angin kencang dan kilat / petir (thunderstorm) dapat terjadi mulai dini hari menjelang pagi hari terutama di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Tangerang, Bekasi, sebagian Depok dan Bogor. Intensitas hujan dapat menurun pada pagi menjelang siang hari, dan berpeluang kembali meningkat pada sore menjelang malam.


Tanggal 11-12 Januari 2020

Secara umum, kondisi hujan di wilayah JABODETABEK relatif berkurang dibandingkan dengan periode tanggal sebelumnya. Hujan dengan intensitas ringan-sedang masih dapat terjadi terutama di wilayah Bogor, Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, dan Tangerang.


Kondisi Pasang Naik Air Laut

Pasang naik maksimum di Teluk Jakarta dapat terjadi pada periode tanggal 09-12 Januari 2020 dengan ketinggian maksimum 0.6 meter, kondisi ini berpotensi menghambat laju aliran air sungai masuk ke laut di Teluk Jakarta.


Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada tanggal 8-12 Januari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang mungkin terjadi akibat dari cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang, longsor, jalan licin, penyakit, dan pohon tumbang.


Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghadapai cuaca ekstrem yang terjadi, yaitu :

  1. Pantau informasi melalui radio, saluran televisi, media massa, maupun informasi cuaca ke bmkg.go.id
  2. Jangan mengendarai kendaraan bermotor di wilayah banjir.
  3. Masukan barang penting dalam tas siaga bencana
  4. Sediakan kontak darurat :
  5. Ambulans (118 atau 119)
  6. Pemadam Kebakaran (113)
  7. Polisi (110)
  8. SAR/BASARNAS (115)
  9. Bantuan khusus banjir (021 3459 444)

Penulis : M. Azis/WP

Editor: Redaksi/WP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here