Home Opini Disrupsi dan Urgensi Pendidikan Indonesia

Disrupsi dan Urgensi Pendidikan Indonesia

131
0

Urgensi Ekosistem Pendidikan Nasional

Fenomena saat ini dunia mengalami pemajuan pengetahuan terutama pada pengembangan teknologi. Kini teknologi menjadi bagian terpenting yang harus diikuti oleh setiap manusia. Karena kemajuan ilmu teknologi ini merupakan bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Tentu akan banyak berdampak pada perubahan social dan kebudayaan di negera-negara belahan dunia termasuk Indonesia.

Dampak pengaruh dari revolusi industri ini terasa pada berbagai bidang termasuk dunia pendidikan. Semua dituntut agar menggunakan teknologi baik dari sistem kegiatan belajar mengajar serta penyususnan perencanaan serta program sekolah secara umum. Guru dituntut untuk semakin fasih menggunakan teknologi begitu pun peserta didik sudah menggunakan sistem teknologi untuk mencari sumber belajar mereka. Terjadilah perubahan pola sistem pendidikan formal di Indonesia.

Kondisi ini, dapat diprediksi bahwa kedepan tidak akan ada lagi kegiatan belajar mengajar di kelas untuk peninggkatan kongnitif siswa melainkan hanya satu kewajiban formal yang harus ditempuh untuk memenuhi kepentingan negara. Atau bahkan sekolah hanya dijadikan sebagai wahana bersosialisasi, berinteraksi sosial serta wahana bermain untuk mencari pertemanan saja. Sedangkan yang berkaitan dengan belajar akan mulai menurun. Ini akibat dari pemajuan teknologi terutama internet.

Fungsi guru akan kalah dengan keberadaan internet sebagai sumber informasi belajar. Maka, keberadaan guru akan mendapat tantang serius apabila guru tidak terus melakukan inovasi baru dan melakukan terobosan baru dalam kegiatan belajar mengajarnya karena harus berhadapan dengan internet. Siswa cenderung belajar melalaui internet. Ragam informasi serta ilmu pengetahuan akan mereka dapatkan dengan mudah dan cepat serta praktis. Beda halnya mereka mendapat pengetahuan dari bangku sekolah yang dianggap membosankan bila guru mengajar tidak melakukan eksplorasi metode pembelajaranya.

Pergeseran Budaya Belajar

Kegelisahan ini kemudian akan berujung pada dua hal, yakni guru akan terus melakukan pembaharuan cara metode pembelajaran, atau akan prustasi dengan isi materi yang tidak bisa dikembangkan. Belum lagi bagi para guru yang hanya seorang honorer saja, ini akan cukup membuat mereka tersita waktunya bahkan akan merasakan bagaimana ironi seorang tenaga honorer yang memiliki tanggung jawab sama dengan guru yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Siswa pun akan semakin tidak lagi tertari apabila guru yang mengajar pembelajaran yang bersifat konservatif dengan menggunakan pola lama, ini akan menimbulkan tingkat kejenuhan bagi siswa.

Mengkaji fenomena tersebut perlu adanya satu trobosan baru cara metode pembelajaran efektif berbasis perkembangan teknologi yang dikembangkan di Indonesia tanpa mengurangi atau keluar dari kepentingan negara yang dituangkan dalam satu sistem yaitu kurikulum pendidikan. Yang membedakanya hanya pada cara belajar efektif, cepat tapi mengena pada materi yang diajarkan disekolah pada umumnya. Bahkan siswa akan berusaha mencari tahu informasi dalam rangka meningkatkan intelegensinya melalui internet yang bersifat ringkas dan cepat. Sedangkan sekolah hanya akan dijadikan kegiatan belajar formal karena tuntuta sebuah nilai serta pengakuan status di masyarakat sebagai seorang pelajar.

Apabila hal tersebut tidak cepat ditanggulangi, jangan menunggu 5 tahun, 2 tahun kemudian apabila sistem pendidikan Indonesia tidak cepat tanggap dan memiliki cara baru, maka Indonesia akan cenderung tertinggal dari konsep pendidikan di era globalisasi, revolusi industru 4.0.

Solusinya yakni memperkuat pada penanaman nilai pendidikan karakter terhadap generasi bangsa dengan cara membudayakan Gerakan Literasi Masyarakat dan Sekolah yang saat ini menjadi ujung tombak dari peradaban Indonesia.

Penulis: Syarif Hidayat, S.Pd, M.Pd, (Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam (STIABI) Riyadul “Ulum, Condong Tasikmalaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here