Aliansi Peduli Desa Datangi DPMD Ciamis, Sampaikan Beberapa Tuntutan

0 138

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Aliansi Peduli Desa yang tergabung dari LBH GP Ansor Ciamis, Pengurus Besar Penggerak Cinta Desa, PMII IAID Darusalam, DPC GMNI Kab. Ciamis, DPD PGK Kab.Ciamis dan LKAD Kab.Ciamis, mengadakan audiensi pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab.Ciamis. Selasa, 08/Oktober/2019.

Dalam audiensi yang diterima langsung di Aula DPMD Ciamis, Dhika Hardhika, Koordinator audiensi dari Aliansi Peduli Desa mengatakan, pihaknya yang berjumlah 15 orang datang untuk menyampaikan kegelisahan – kegelisahan masyarakat Desa dan Pemerintah Desa.

Adapun tuntutan yang disampaikan Aliansi Peduli Desa yakni sebagai berikut :

  1. DPMD harus berkoordinasi dengan Tim Inovasi Kabupaten (TIK) untuk mendorong inovasi – inovasi terbaik yang ada dalam Bursa Inovasi Desa (BID) untuk diperhatikan dan diperjuangkan oleh Pemkab Ciamis supaya mendapatkan reward atas inovasinya dalam rangka pengembangan inovasi – inovasinya.
  2. DPMD harus mendorong Bupati Ciamis untuk sesegera mungkin membentuk Tim PPBDes sebagaimana telah di amanahkan dalam Permendagri No. 45 tahun 2016, Tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa.
  3. DPMD harus mendorong Bupati Ciamis dan DPRD Kabupaten Ciamis untuk membuat Perbup dan Perda tentang Bantuan Hukum guna mendekatkan akses layanan dan informasi bantuan hukum kepada masyarakat Desa demi terwujudnya Desa yang sadar akan hukum.
  4. DPMD harus memastikan supaya Desa – Desa se-Kab. Ciamis tidak di intervensi oleh Pemerintah diatasnya termasuk DPMD dalam bentuk apapun yang memberikan kemadharatan bagi Pemdes dan Masyarakat Desa.

Selain empat tuntutan di atas, Fredi Hasanul Haq, S.H.I selaku Ketua LBH GP Ansor Kab. Ciamis menambahkan, dengan anggaran yang besar seharusnya bisa menyelenggarakan kegiatan sampai tujuh kali pertemuan seiring dengan asas keberlanjutan yang termaktub dalam UU No. 06 tahun 2014 Tentang Desa.

Desa harus lebih didekatkan kepada layanan dan informasi bantuan hukum, mengingat tingkat kesadaran akan hukum di Kab. Ciamis tidak terlalu tinggi.

Kemudian, Miftah Parid dari LKAD Kab. Ciamis menyampaikan, para audien datang hanya sebatas untuk memberi masukan hasil temuan di lapangan.

Diharapkan apa yang sudah terjadi jangan terulang kembali, dan bisa menjadi perhatian bersama.

Diakhir pembicaraan, Kepala DPMD Kabupaten Ciamis, Lili Romli berterima kasih atas masukan dari peserta audiensi. Ia mengaku masih banyak hal yang harus diperbaiki dan meminta untuk bekerjasama dalam mensukseskan misi Bupati Ciamis terkait kemandirian desa.

“Saya sangat mengapresisasi dan merasa terbantu oleh pertemuan ini, semoga misi Kemandirian Desa bisa segera tercapai diawali dengan tindakan,” ujarnya.

Audiensi pun dipungkas dengan penandatanganan pernyataan sikap bersama oleh pihak LBH GP Ansor Ciamis, Pengurus Besar Penggerak Cinta Desa, PMII IAID Kab.Ciamis, DPC GMNI Kab.Ciamis, DPD PGK Kab.Ciamis, LKAD Kab.Ciamis dan pihak DPMD yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas. (HRN/WP)

(Total dibaca 126 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan