Kepala Dusun Babakan Putat Tegaskan Obat dari Puskesmas Puspahiang Untuk Warganya Sudah Kadaluarsa!

0 185

wartaprianga .com, BERITA TASIKMALAYA. Setelah sempat viral di media massa dan memantik pemberitaan, kasus dugaan pasien diberikan obat kadaluarsa oleh petugas Puskesmas Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya menuai kritik.

Kepala Dusun Babakan Putat, Desa Deudeul, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Tita Surtika membenarkan bahwa warganya telah diberi obat yang diduga kedaluarsa oleh pihak Puskesmas Puspahiang.

Tita menjelasakan diketahuinya obat kedaluarsa tersebut kadaluarsa, berawal ketika Anah yang mempunyai riwayat penyakit jantung akan berobat ke puskesmas taraju. Namun di Puskesmas Taraju tidak ada obat jantung, akhirnya dirujuk ke Puskesmas Puspahiang.

Setelah dilakukan pemerikasan oleh petugas, Anah diberikan empat jenis obat dan salahsatu diantaranya diduga kedaluarsa.

Obat yang diduga kadaluarsa tersebut pertama kali dilihat oleh anaknya yang bernama Santi. Obat yang diduga kedaluarsa tersebut, expired pada agustus 2019 lalu.

“Kemudian anak pasien komunikasi dengan saya lewat WA dan menanyakan apakah ini benar kadaluarsa atau tidak, dan saya bilang itu sudah kadaluarsa. Kami pun langsung mendatangi puskesmas dan pihak puskesmas mengakui obat tersebut kadaluarsa serta meminta maaf,” kata, Tita, Minggu (20/09/2019).

Menurutnya setelah di konfirmasi, Puskesmas Puspahiang mengakui obat tersebut kadaluwarsa dan sudah meminta maaf atas kejadian tersebut.

Dia pun menyarankan agar pihak Puskesmas lebih teliti, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Saat ini obat yang diduga kedaluarsa tersebut sudah diamankan pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan,” jelas Tita. (Andri Ahmad Fauzi/WP)

(Total dibaca 124 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan