AKD DPRD Pangandaran Terbentuk, Jumlah Komisi Bertambah Jadi Empat

0 64

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pasca pelantikan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) akhirnya Terbentuk.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menegaskan, pembentukan AKD berdasarkan musyawarah mufakat 39 orang anggota dewan.

“”Hasil musyawarah yang digelar menghasilkan unsur pimpinan Komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Badan Musyawarah (Bamus) dan Badan Anggaran (Banggar),” kata Asep, Sabtu (21/9/2019).

Komisi di DPRD Kabupaten Pangandaran kata Asep, ada perubahan dari periode lalu, yang tadinya hanya tiga, sekarang bertambah menjadi empat.

“Sebelumnya kan anggota DPRD hanya berjumlah 35 orang, jadi komisi dibagi menjadi tiga. Sekarang jumlahnya sudah 40, ketentuannya harus empat,”
tegasnya.

Tahap pemilihan unsur pimpinan Komisi dipilih oleh masing-masing anggota Komisi. “Komisi 1, Ketua Adang Sudirman dari Fraksi PAN, Wakil Ketua Solihudin dari Fraksi Keadilan Indonesia Raya, Sekretaris Otang Tarlian dari Fraksi PKB,” tambahnya.

Sedangkan Komisi 2, Ketua Endang Ahmad Hidayat dari Fraksi Keadilan Indonesia Raya, Wakil Ketua Subariyo dari Fraksi PKB, Sekretaris Jajang Ismail dari Fraksi Persatuan.

“Komisi 3, Ketua Ade Ruminah dari Fraksi Golongan Karya, Wakil Ketua Hesti dari dari Fraksi PDI Perjuangan, Sekretaris Tata Sutari dari Fraksi PDI Perjuangan,” terang Asep.

Sedangkan Komisi 4, Ketua Wowo Kustiwa dari Fraksi Persatuan, Wakil Ketua Joane Irwan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sekretaris Toto dari Fraksi Golongan Karya. “Selain unsur pimpinan Komisi juga telah terbentuk Bapemperda. Untuk Ketua Encep Najmudin, Wakil Ketua Joane Irwan,” jelas Asep.

Untuk Bamus dan Banggar unsur pimpinannya adalah Ex Officio, sebagai Ketua Asep Noordin Hadi Mustofa Muhammad, Wakil I Taofik, Wakil II Jalal.

“Kedepan kami tinggal membentuk Badan Kehormatan (BK) di DPRD yang rencananya bakal dilaksanakan dalam waktu dekat,” terangnya.

Untuk kelengkapan lain, Imbuh Asep, tidak ada perubahan apapun dari yang sebelumnya, hanya sumberdaya manusianya yang berganti menjadi orang baru. (Iwan Mulyadi/WP)

(Total dibaca 46 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan