Ramai di Medsos Tentang Pungutan, Kepsek Berikan Klarifikasi

0 208

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.  Sempat beredar di media sosial foto tentang pungutan di MTs Negeri 10 Ciamis, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Kepala Sekolah MTs Negri 10 Ciamis memberikan klarifikasinya.

Ditemui di kampus MTS N 10 Ciamis M.Ishak Saefulloh,MP.d. Jumat, (06/09/2019) mengungkapkan,” Jumlah nominal uang yang besaran nya mencapai 3 030.000 adalah hasil musyawarah pihak sekolah, komite, juga orang tua siswa, itu kami lakukan rapat secara terpisah mulai dari orang tua siswa kelas 7 sampai kelas 9, dan sampai saat itu tidak ada orang tua yang keberatan dengan hal itu, karena pihak sekolah juga menyampaikan jika memang ada yang keberatan kami siap mencarikan solusi penyelesaian nya.

“Hasil musyawarah selalu di berikan kepada orang tua berikut dengan rincian nya dan nanti setiap satu tahun orang tua siswa mulai dari kelas 7 sampai 9 diberikan selebaran bentuk pertanggung jawaban,” ucapnya.

“Itu di lakukan supaya orang tua siswa mengetahui  uang yang sudah di berikan kepada sekolah di gunakan siswa untuk keperluan sekolah tepat sasaran dan pada setiap rapat saya selalu mengatakan jika memang ada yang keberatan dan tidak berani mengatakan di forum silahkan datang ke sekolah atau pun kepada komite,” ujarnya.

M.Ishak juga menambahkan,” Pihak sekolah menyediakan wadah berupa group di media sosial seperti whatsapp untuk orang tua siswa dan wali kelas guna sharing informasi baik informasi dari lembaga maupun dari orang tua”.

Sementara itu ketua komite MTs N 10 Ciamis, Dedi sugarto di tempat yang sama juga memberikan klarifikasi menurutnya.” Besaran iuran orang tua siswa yang jumlah nya mencapai Rp 3.030.000 per siswa itu bisa di bayar oleh orang tua dengan cara di cicil per bulan, dan biaya itu bukan untuk satu tahun melainkan selama anak nya sekolah di sini”.

“Saya juga berkomunikasi dengan pihak sekolah maupun anggota komite lain nya untuk menanyakan ada atau tidak nya orang tua siswa yang mengeluh, namun sampai saat ini tidak ada satu orang pun yang datang “ujarnya (Revan/WP).

(Total dibaca 176 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan