Sebentar lagi, Belanja Barang Pasar di Tasik Cukup dengan Jari

0 364

“Suka-suka belanja ke pasar tiap hari dengan jari”. Kalimat tersebut jadi jargon grobaksaya, sebuah start-up karya putra daerah Tasikmalaya. Aplikasi yang sebentar lagi bakal bisa diunduh di Google Playstore tersebut baru saja dilaunching di Saudagar Cafe, Minggu (01/09).

“Ini masih softlaunching, sekedar memperkenalkan ke lingkungan yang masih terbatas. Tujuannya, agar sebelum dipublish, kami bisa mendapat berbagai masukan untuk aplikasi tersebut,” terang Dr. Yusuf Abdullah, CEO grobaksaya yang juga owner Saudagar Cafe.

Menurut Yusuf, grobaksaya ini lahir dari rahim kepedulian khususnya pada UMKM. Sejak awal, rancangan aplikasi ini memang selalu diorientasikan pada bagaimana agar pelaku UMKM memiliki support system berupa start-up. Secara teknis, intinya aplikasi ini akan menjembatani interaksi antara penjual dan pembeli.

aplikasi grobaksaya
Manajemen grobaksaya sedang presentasi di hadapan para tamu undangan

“Sebetulnya jual apapun, mau beli apapun, bisa memanfaatkan aplikasi ini. Hanya memang untuk tahap awal ini database yang sedang dibangun itu barang-barang pasar yang sering dibawa oleh para pedagang sayur,” terang Dadang Arief Rahman, Chief of Development grobaksaya.

Secara sederhana bisa dipaparkan sebagai berikut;

  • Calon pembeli yang membutuhkan sesuatu, khususnya barang pasar, tinggal buka aplikasi grobaksaya. Semua barang pasar sudah tersedia dalam aplikasi tersebut. Tinggal klak-klik, lalu lakukan pemesanan;
  • Order dari calon pembeli di atas akan menjadi notifikasi bagi para penjual yang sudah memiliki aplikasi grobaksaya;
  • Selanjutnya penjual menerima pesanan tadi, dan langsung mengantar ke lokasi pembeli.

Simpelnya kurang lebih seperti itu. Bisa dibayangkan, aplikasi ini akan sangat membantu para pedagang kecil khususnya pedagang sayur. Mereka tidak harus spekulasi saat belanja ke pasar, karena barang apa yang harus tersedia akan mengacu pada pesanan para pembeli.

Meski lahir dari daerah, aplikasi ini sangat potensial untuk menjadi salah satu startup unggulan Indonesia.

“Aplikasi ini lahir dari kultur dan realitas sosial, jadi kalau dari sisi dibutuhkan atau tidak, pasti banyak yang butuh, karena itu tadi, grobaksaya lahir dari kajian realitas sosial,” ujar H. Gunawan, salah seorang tamu undangan pada acara softlaunching grobaksaya.

(Total dibaca 273 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan