Personil Terbatas, Bawaslu Pangandaran Harapkan Pengawasan Partisipatif

0 36

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan menegaskan, hal yang menjadi bahan evaluasi dalam Pelaksanaan Pemilu 2019 kemarin adalah soal pengawasan partisipasi terhadap praktek money politic.

“Kita butuh pengawasan partisipasi dari masyarakat, terutama dalam pengawasan money politic di tatanan bawah, karena jumlah personil kita yang terbatas,” ujarnya, Jumat (30/8/2019).

Iwan mengakui bahwa minimnya laporan dari masyarakat menjadi salah satu ganjalan dalam pengawasan Pemilu kemarin.

Ia menyebutkan bahwa dugaan pelanggaran money politic pada Pemilu 2019, kebanyakan adalah temuan dari pengawas kecamatan.

Iwan mengatakan, dalam penanganan dugaan money politic terkadang masih terhambat dengan pengumpulan bukti dan syarat formilnya. “Jika ada keterlibatan dari masyarakat dalam pengawasan ini, tentu akan membantu,” jelasnya.

Lanjut dia, Bawaslu Jabar sudah mempersiapkan sekolah kader pengawasan, untuk investasi di masa mendatang.

“Nanti tiap Kabupaten dan Kota mengirimkan kader untuk disekolahkan dan penyelenggaranya Bawaslu Jabar,” terangnya.

Menurutnya, hal yang tetap perlu diantisipasi dalam pelaksanaan Pilakda 2020 adalah Money Politic. (Iwan Mulyadi/WP)

(Total dibaca 27 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan