Bawang Merah Menjadi Solusi Tepat Petani Milenial di Musim Kemarau

0 429

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.  Musim kemarau yang melanda,tentunya sangat berdampak untuk petani padi. Untuk menyikapi musim kemarau ini, petani harus memutar otak agar sawah atau ladang bisa tetap menghasilkan.

Melihat kenyataan ini, Irfan Rustian selaku petani milenial yang tergabung di kelompok tani Sukatani 1, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis  menemukan solusi tepat untuk menyikapi musim kemarau.

“Penanaman bawanh merah ini sangat cocok dan tumbuh ditanam di wilayah diatas 200 -700 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan masa tanam sekitar kurang dari dua bulan petani sudah bisa memanen bawang merah ini,” ungkap Irfan Rustian.

“Selain masa tanam yang singkat, petani juga mampu mendapatkan hasil yang melimpah.Dengan bibit tanam 100 kg petani mampu memanen bawang merah sekitar 1,45 ton,” katanya.

Lanjut Ipan,” Dengan keuntungan hasil panen yang mencapai 130% ini, bisa menjadi solusi untuk mengoptimalisasi potensi yang tepat dikala masa tanam padi tidak memungkinkan disaat musim kemarau melanda”.

“Kami berharap, kedepannya Kecamatan Cipaku bisa menjadi sentra bawang merah di Kabupaten Ciamis. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pasar bawang merah di pasar  lokal Ciamis, maksimalnya kita mampu menyuplai kebutuhan pasar diluar wilayah Ciamis,” pungkasnya. (DODS/WP003).

(Total dibaca 423 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan