BNN Tasikmalaya Minta Puskesmas Ikut Tangani Rehab Narkoba

0 52

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Untuk menyeleraskan kebijakan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat kembali menggelar sosialisasi rehabilitasi dan pasca rehabilitasi dengan menggandeng instansi terkait yang bertempat di Rumah Makan Genah Calik Kota Tasikmalya. Kamis(29/08/2019).

Selain membangun sinergitas antar instansi dalam pelaksanaan P4GN tersebut juga lebih fokus menjabarkan teknis program rehab narkoba.

Di temui wartawan usai kegiatan Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman mengatakan,” Dalam kesempatan ini menggelar sosialisasi rehabilitasi dan pasca rehabilitasi bagi para pecandu narkoba”.

“Dalam kegiatan ini mita menggandeng Puskesmas, karena ke depan Puskesmas harus paham dalam penanganan pecandu narkoba. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2019 rencana aksi nasional tentang P4GN dan semua pemerintah daerah diwajibkan melaksanakan,” kata Tuteng.

“Puskesmas harus menerima dalam melayani bagi pecandu narkoba. Untuk itu saat ini Puskesmas diberikan pembekalan bagaimana cara menanganinya tahap awal. Kalau perlu dirujuk nanti kemana,” Ujarnya.

Tuteng menambahkan, “Dalam pelaksanaannya itu, baik itu dalam rangka pencegahan maupun rehabilitasi. Nah, terkait rehabilitasi itu nantinya ditangani oleh pemerintah daerah dan itu sudah ada Instruksi Gubernurnya, atas dasar itu Puskesmas harus memahami berkaitan dengan penyalahguna, khususnya bagi para pecandu yang ada di wilayahnya”.

Masih menurut Tuteng,” Adapun pemerintah daerah harus menyediakan anggarannya atau menambah anggarannya untuk menangani para pecandu narkoba namun dalam hal ini masih ada yang menjadi kendala”.

Lanjut Tuteng,” Saat ini yakni masih terbatasnya petugas di Puskesmas. Meski demikian, diharapkan ke depannya petugas di Puskesmas siap dan tidak ada alasan menolak ketika ada pasien pecandu narkoba”.

“Targetnya, untuk lebih mengoptimalkan program rehab dengan kondisi penanganan teknis di semua wilayah agar lebih memudahkan masyarakat,” ujarnya.

“Melalui pertemuan ini diharapkan bisa lebih memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan konsultasi penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (AAF/WP003).

(Total dibaca 26 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan