Dampak Kemarau Panjang, Warga Tasikmalaya Mulai Kesulitan Air Bersih

0 91

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dampak kekeringan akibat musim kemarau panjang mulai terasa di sejumlah wilayah di Kota Tasikmalaya. Salasatunya terjadi di Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu.

Sejumlah sumur milik warga mulai mengering, warga terpaksa harus mengambil air ke sumber air yang jauhnya beberapa kilometer untuk memenuhi keperluan sehari-hari seperti mandi dan mencuci pakaian.

Sebagian ibu rumah tangga lainnya, menggunakan sepeda motor untuk mengangkut air bersih dan setiap warga dibatasi hanya dua jerigen untuk mendapat air bersih tersebut.

Untuk mendapatkan air tidaklah mudah, warga harus menimba air menggunakan tali karet yang panjangnya 90 meter dan bergiliran.

Salaatu Warga setempat Neneng Kurniasih mengatakan, bantuan air bersih dari pemerintah bukan tidak ada, namun tidak mencukupi untuk digunakan kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mencuci pakaian dan kebutuhan lainnya.

“Ada sih bantuan dari pemerintah namun tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, minum dan kebutuhan lainya,” kata Neneng, Selasa (27/08/2019).

Neneng menambahkan, jika warga yang membutuhkan air berangkat terlalu siang, jangan harap akan kebagian, karena debit air di sumur tua tersebut sangat terbatas

Musim kemarau yang terjadi di kecamatan Purbaratu ini, sudah di khawatirkan warga, karena sumur tua yang diandalkan warga setempat semakin hari kondisi debit airnya d terus menurun.

warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah setempat, untuk mendistribusikan air bersih kepada warga. (AAF/WP001)

(Total dibaca 72 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan