Produksi Kurang, Harga Sayuran di Pangandaran Tak Stabil

0 33

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Jumlah petani di Kabupaten Pangandaran mencapai 50.000 lebih. Namun dari jumlah tersebut, petani yang mengelola kebun sayuran atau petani hortikultura hanya sedikit.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Pangandaran Kodir Zulhaedir, mengatakan, sebenarnya para petani padi juga sering menyambi sebagai petani hortikultura, namun jumlahnya tergolong sedikit.

“Mereka yang punya sawah pun kadang berkebun, tapi masih lebih banyak yang fokus menggarap lahan sawah,” ujarnya, Selasa (20/8/2019).

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida menerangkan, naik turunnya harga kebutuhan seperti sayuran disebabkan kurangnya pasokan dari daerah sendiri.

Jika petani di Pangandaran bisa memenuhi kebutuhan pasar, kata Tedi, maka harga kebutuhan pokok akan cenderung stabil.

“Di Pangandaran kan petani hortikulturanya hanya sedikit, sehingga untuk memenuhi kebutuhan pasar harus didatangkan dari luar daerah,” terangnya.

Tedi menambahkan, untuk produksi padi di Pangandaran sudah surplus, begitu juga dengan produksi daging sapi.

“Hanya saja, untuk sayuran masih terbatas. Padahal potensi lahan di sini masih banyak untuk ditanami tanaman hortikultura,” tambahnya. (IM/WP001)

(Total dibaca 27 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan