Pilkades Serentak di Pangandaran Rentan Terjadi ‘Money Politic’

0 50

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Pangandaran diduga kuat praktek money politic (politik uang) tetap akan terjadi. Meskipun demikian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran berkomitmen untuk mencegah praktik tersebut.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dani Hamdani mengatakan untuk pencegahan money politic dalam pelaksanaan Pilkades, para calon kades menandatangani pakta intergritas, agar tidak melakukan money politic.

“Surat pernyataan antar bakal calon tersebut akan dibuat panitia, untuk mencegah pelanggaran-pelanggaran selama Pilkades, termasuk money politic,” jelasnya, Minggu (11/8).

Menurut dia, tata tertib pelaksanaan Pilkades juga akan dibuat kesepakatanya di tiap desa.

“Tiap desa juga ada pengawasnya, tahapan demi tahapan akan dilakukan,” terangya.

Lanjut dia, pelanggaran yang dilakukan oleh calon kades bisa dianulir dari kontestasi atau dibatalkan kepesertaanya. Aturan tersebut akan disepakati secara bersama-sama.

Ia berharap masyarakat bisa semakin dewasa untuk pelaksanaan Pilkades kali ini, sehingga bisa berjalan sukses dan lancar.

“Kita bisa berkaca pada pelaksanaan Pemilu kemarin, alhamdulilah berjalan lancar dan kondusif dan kitapun pasti melibatkan Polri dan TNI,” katanya.

Dani mengatakan untuk sosialisasi di tingkat Kabupaten Pangandaran sudah dilaksanakan dan tinggal sosialisasi ke desa. Sedangkan untuk pendaftaran bakal calon kemungkinan pada September nanti.

“Di Kabupaten Pangandaran total ada 68 desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun ini. Sebagian anggaran diambil dari APBdes. Sedangkan dari Pemkab Pangandaran menganggarkan Rp 1,5 Miliar,” tuturnya.(IM/WP001)

(Visited 37 times, 1 visits today)

Leave A Reply

Your email address will not be published.