Pria Tanpa Identitas Tewas Tersambar Kereta Api Pasundan di Tasikmalaya

2 2.519

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga di Kampung Cikaniwung KM 263+8 Rajapolah – Indhiang, belakang SPBU BKL, Indihiang, Kota Tasikmalaya, dikejutkan insiden kecelakaan seorang pria yang tersambar kereta api (KA), Minggu (11/8/2019), sekitar pukul 8.30 WIB pagi tadi.

Diduga, pria tanpa identitas tersebut tak mendengar kedatangan kreta api sehingga tersambar kereta api hingga meninggal.

Dari informasi yang dihimpun wartapriangan.com, diketahui korban berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia 25 tahun.

Korban mengenakan celana jeans biru dan jaket warna biru. Korban tersambar Kereta Api Pasundan jurusan Bandung-Surabaya.

Kapolsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, Kompol. Moch Bashori mengatakan, kejadian itu diketahui setelah masinis KA Pasundan melaporkan kepada Kepala Stasiun Indihiang yang dilanjutkan ke Polsek Indihiang.

“Belum diketahui penyebebnya. Apakah korban sengaja hendak bunuh diri atau apapun. Korban dilarikan ke rumah sakit umum,” ujar Kompol Moch Bashori, saat di temui Waratawan di Mapolsek Indihiang.

Dalam peristiwa tersebut sang masinis mengakui, saat dalam perjalanan dan tepat di lokasi kejadian melihat ada lelaki yang berdiri di pinggir rel kereta.

Namun meski klakson dibunyikan dan kereta hendak melintas, lelaki itu tidak beranjak dari pinggir rel kereta. Akibatnya, korban tersambar kereta api hingga meninggal Dunia.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak Kepolisian langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Saat itu ditemukan korban tergeletak dengan mengalami luka dan kondisi meninggal. Saat diperiksa Polisi, tidak ditemukan identitas apapun di tubuh korban.

Komopol Moch Bashori menambahkan, saat ini korban dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Dr Soekarjo, Kota Tasikmalaya, sambil menunggu barangkali ada warga yang kehilangan anggota keluarganya.

Atas kejadian ini pihaknya berkoordinasi dengan Lakalantas Polres Tasikmalaya Kota. “Adapun saksi yang dimintai keterangan yakni masinis dan asistennya, karena saat kejadian tidak ada warga lain yang melihatnya,” ungkapnya. (AAF/WP003)

(Visited 1.597 times, 1 visits today)
2 Comments
  1. Ferdy Mahendra says

    Hanya orang² bodoh yang berada di area rel, selain membahayakan nyawa berada di rel juga bisa dikenakan pidana karena dalam uu perkeretaapian no 23 th 2007 menyebutkan area rel adalah area steril dan setiap orang dilarang berada di area tersebut karena dapat membahayakan diri sendiri dan perjalanan KA.

  2. Wina says

    Kawasan kereta api merupakan kawasan yg harus steril dari berbagai kegiatan warga. Hal ini diatur dalam UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian. Warga dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas disana baik berjalan, duduk-duduk maupun foto-foto

Leave A Reply

Your email address will not be published.