Jelang Idul Adha, Tusuk Sate dari Tasikmalaya Tembus Pasar Pakistan

0 529

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hari Raya Idul Adha menjadi berkah perajin tusuk sate di Kota Tasikmalaya. Mereka turut kecipratan rezeki di momen setahun sekali ini.

Permintaan konsumen meningkat bahkan hampir 200 persen, dibanding hari-hari biasanya

Berkah itu dirasakan beberapa perajin di Kampung Rahayu Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Mereka mengaku bersemangat untuk menuntaskan pesanan yang terus masuk. Tak hanya dari pasar domestik, pesanan juga datang dari luar negeri.

Dengan cekatan mereka bergelut dengan bilah-bilah bambu dan pisau di tangan, membelah batang-batang bambu menjadi lebih kecil sesuai ukuran tusuk sate.

Misalnya salaseorang pengrajin tusuk sate, Karto Widodo (45) Warga Rahayu Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, yang sudah belasan tahun menjadi perajin tusuk sate.

Karto mengaku setiap datangnya hari raya kurban, pesanan hasil produksinya meningkat drastis, bahkan pesanan sebagian tidak bisa terlayani terutama untuk luar pulau Jawa. Hal ini akibat terbatasnya produksi tusuk sate karena minimnya pegawai dan mesin produksi.

“Alhamdulilah menjelang Hari Raya Idul Adha, pesanan tusuk sate meningkat, namun tidak semua terlayani karena pegawai dan mesin produksi kurang,” kata Karto, Sabtu (10/08/2019).

Dia menyampaikan, untuk pemadaran tidak hanya di pasar lokal, pesanan bahkan datang dari luar negeri yakni negara Pakistan, yang hingga kini bisa baru terpenuhi satu kontener per bulan.

Sementara Itu, menurut pembeli asal Pakistan, Maqbul Ahmad mengatakan, dia lebih tertarik membeli tusuk sate dari Indonesia karena lebih fleksibel dan kualitasnya bagus.

“Kebutuhan di negara kami cukup tinggi dalam menghadapi Hari Raya Idul Kurban,” paparnya. (AAF/WP003)

(Total dibaca 484 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan