Pemdes Karangmulya Dinilai Tak Transparan Gunakan Anggaran, Warga Desa Meradang

0 1.095

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Desa Karangmulya, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, melakukan unjuk rasa di Kantor Kecamatan Padaherang, Selasa  (06/08/2019) siang.

Mereka menuntut pemerintah Desa Karangmulya bersikap transparan, profesional. dan adil. Massa juga menyampaikan adanya indikasi korupsi yang di lakukan Pemerintah Desa Karangmulya.

Menurut Koordinator Lapangan aksi tersebut, Apipudin, sebelumnya mereka sudah melakukan audiensi terkait ketidak transparanan Pemerintah dan Aparatur Desa Karangmulya, dalam mengelola anggaran. Baik dari kabupaten maupun provinsi.

“Namun belum ada tanggapan maupun penyelesaian. Seperti pembangunan GOR Desa, yang menelan Rp.450 juta dari anggaran 2017 yang direalisasikan pada 2018. Hingga kini pengerjaannya baru 70 persen, dan saat ini bangunan tersebut mangkrak. Bahkan untuk meneruskan pembangunannya, kembali mengajukan anggaran sebesar Rp. 300 juta pada 2019,” terangnya.

Menurutnya, banyak dana yang diserap oleh Desa Karangmulya, namun tidak transparan pengelolaannya. Untuk itu kami datang ke Kantor Kecamatan Padaherang, untuk menyampaikan persoalan tersebut,” ucapnya.

Sementara ditempat yang sama, Camat Padaherang Kustiman mengatakan, pada dasarnya masyarakat Desa Karangmulya, menyampaikan aspirasinya untuk menuntut keadilan berbagai pembangunan di Desa Karangmulya.

“Terutama pembangunan GOR Desa yang ingin di proses secara hukum, dan kami dari pihak Kecamatan Padaherang siap memfasilitasi keinginan masyarakat. Jika memang ada penyelewengan dan ada bukti yang otentik, maka kita mendorong untuk melaporkan ke pihak yang berwajib,” ujarnya 

Dari pantauan wartaptiangan.com di lapangan, saat perwakilan massa sedang beraudiensi, terjadi sedikit ketegangan karena massa melakukan aksi bakar ban bekas.

Sementara 162 aparat gabungan TNI Polri tambak berjaga mengamankan situasi hingga massa membubarkan diri. (RVN/WP003)

(Total dibaca 1.027 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan