Kembali Satu Keluarga di Ciamis Memutuskan Berhenti Sebagai Penerima PKH

0 103

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Keluarga Nuryati, warga di Dusun Sambungjaya, RT 16, RW 07, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memutuskan berhenti dari penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos).

PKH merupakan program bantuan bersyarat yang diberikan kepada keluarga pra sejahtera, untuk mendorong kemandirian, mengurangi kemiskinan, serta mendorong peningkatan produktivitas penerima manfaat.

“Terus terang saya senang menerima bantuan. Namun kalau saya bergantung pada bantuan, maka keluarga saya tidak akan maju, tidak bisa berubah,” ungkap Nuryati, Selasa (06/08/2019).

Nuryati menyampaikan, masih banyak warga masyarakat diluaran sana yang kondisi perekonomiannya lebih membutuhkan bantuan, dibanfingkan kondisi perekonomiannya saat ini.

“Alhamdulillah anak saya sekarang sudah pada bekerja, dan menjadi karyawan tetap, sehingga bisa sedikit membatu perekonomian dan mencukupi kebutuhan hidup keluarga,” jelasnya

Terpisah, Pedamping Sosil PKH Yudi Riyadi menjelaskan, selama mendampingi keluarga Nuryati, dirinya melihat motivasi besar untuk keluar dari jerat kemiskinan.

“Kami berharap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang sudah graduasi, mampu mempertahankan, dan meningkatan apa yang sudah diperolehnya saat ini,” tandasnya

Yudi menambahkan, bahwa sejak dirinya menjabat pendamping PKH, selama kurang lebih 1 bulan ini, diwilayah Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah ada 2 orang warga masyarakat yang mundur dari penerima bantuan, dan keanggotaan PKH.

“Hal ini karena perekonomiannya sudah mulai membaik dan lebih mapan,” pungkasnya. (BE/WP003)

(Visited 92 times, 1 visits today)

Leave A Reply

Your email address will not be published.