Tiga KPM PKH di Ciamis Mengundurkan Diri Secara Sukarela

0 123

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.  Tiga orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sukamantri dan Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis mendapatkan status Graduasi Mandiri. Artinya, dengan status Graduasi Mandiri, maka tiga KPM ini tidak lagi menerima Bansos PKH 2019 karena dinyatakan telah mandiri secara ekonomi.

Hal ini diungkap oleh Petugas Pendamping PKH Kec. Sukamantri, Andi Rosmayadi, Kamis (01/08/2019) “Graduasi Mandiri, artinya KPM sudah bisa lepas dari program bansos yang selama ini diberikan pemerintah karena telah mandiri secara ekonomi,” terang Andi.

Ia juga menyebutkan, ada 3 KPM lagi yang mendapatkan status Graduasi Non Komponen. KPM Graduasi Non Komponen adalah KPM yang sudah tidak lagi memenuhi komponen untuk menerima bantuan PKH. “Jadi totalnya ada 6 KPM di Desa Sukamantri dan Desa Cibeureum yang akan mendapatkan graduasi pada tahun 2019 ini,” imbuhnya.

Kemudian dengan adanya graduasi terhadap 6 KPM ini, Camat Sukamantri M. Entis S. Saputra tak lupa memberikan apresiasi terhadap mereka yang telah melakukan graduasi mandiri dan graduasi alamiah. “Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat yang telah melakukan graduasi, semoga bantuan yang diterima selama ini benar-benar bermanfaat bagi perkembangan kehidupannya, lebih maju dan mandiri serta berkah dan maslahat,” pungkasnya.

Sementara Pendamping PKH Sukamantri, Andi Rosmayadi menyebutkan “total KPM dampingannya ada sekitar 293. Untuk graduasi mandiri ada Siti Fatimah, Dedeh dan Ira Lesmanawati. Sementara untuk non komponen ada Pupung Purwati, Enday dan Uki”.

“Dasar dalam hati yang membuat saya mengajukan graduasi mandiri adalah saya merasa sudah ada kemajuan sejak tahun 2014. Dari pada program tersebut diberikan kepada keluarga saya, lebih baik diberikan kepada keluarga yang lebih membutuhkan, semoga juga dapat memberikan motivasi untuk ibu-ibu KPM yang lainnya serta berharap, KPM lain yang merasa sudah mampu, mau melakukan graduasi mandiri secara sukarela, agar keluarga yang benar-benar tidak mampu dapat merasakan manfaat dari PKH ,” tutur Ibu Siti Fatimah salah satu KPM PKH yang graduasi mandiri.

Andi juga berharap, dengan adanya anggota yang graduasi madiri dan graduasi alamiah ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi anggota yang lainnya.

“Semoga anggota KPM PKH yang lain termotivasi, yang merasa sudah mampu dan berkecukupan bisa tergerak hatinya, kemandiriannya lebih ditingkatkan kembali, dan tentunya dapat menginpirasi KPM-KPM di Indonesia,” pungkasny. (DAK/WP002).

(Total dibaca 103 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan