Musim Kemarau Membawa Berkah

0 96

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.  Dampak musim kemarau yang diperkirakan melanda Indonesia hingga September 2019, membuat harga harga cabai di pasar tradisional naik tajam beda halnya seperti yang dirasakan oleh Edi, warga di Desa Sukamukti, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Ini justru dengan naiknya harha cabe bagi saya mendapat keuntungan, saya hanya memanfaatkan lahan kosong miliknya yang ada disekitar bantaran Sungai Ciputrahaji,” katanya.

“Per hari dapat saya petik tanaman cabe sekitar 1 – 3 kilogram. Bahkan biasanya sebelum cabe dipetik sudah banyak calon pembeli yang langsung datang ke rumah,” ujarnya.

Biasanya pedagang dan tengkulak membeli cabe dari lahan saya dengan harga Rp 70.000 per kilogramnya,” ungkap Edi, saat ditemui disekitar perkebunan cabe miliknya, Kamis (01/08/2019). .

Edi mengajak kepada seluruh warga masyarakat, khususnya  yang ada diwilayah Desa Sukamukti, dapat memanfaatkan lahan kosong yang dimiliki, untuk ditanami berbagai macam tanaman palawijah yang bisa dikonsumsi, dan menghasilkan, salah satunya tanaman cabe.

“Dengan memanfaatkan lahan kosong dengan tanaman cabe, kita memperoleh keuntungan tambahan dan tidak pernah membeli cabe untuk masak sehari-hari,” pungkasnya. (BE/WP003).

(Total dibaca 87 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan