Dana Titipan Sumbangan Pendidikan di SMPN 1 Banjarsari Menuai Polemik

0 511

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Dana titipan sumbangan pendidikan di SMP Negeri 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis menuai polemik. Pasalnya beberapa orang tua siswa di sekolah tersebut mengeluhkan adanya titipan sumbangan yang dikeluarkan oleh pihak sekolah.

ucapan penghargaan

Menurut J (46) salah satu orang tua siswa di SMP N 1 Banjarsari, besaran sumbangan pendidikan tersebut bervariatif antara Rp.250 ribu sampai Rp750 ribu.

“Awalnya saya berangkat ke sekolah dengan tujuan menanyakan mengapa anak saya belum mendapatkan kelas karena belum membayar sumbangan ke sekolah. Padahal saya sudah membayar sebesart Rp.500 ribu,” ungkapnya.

Kemudian dirinya bertemu dengan pihak sekolah dan pihak sekolah meminta kwitansi bukti pembayaran. Namun dia tidak memberikannya.

“Tapi sebaliknya saya menanyakan pembukuan administrasi karena seharusnya sudah ada nama anak saya, karena sudah membayar dana sumbangan tersebut,” katanya.

Namun pihak sekolah tidak menjawab dan tidak mengeluarkan buku administrasi. Setelah dia pulang, pihak sekolah menitip pesan kepada siswa tentang adanya titipan dana sumbangan tersebut.

“Padahal di tahun 2019 ini kan belum ada rapat akan ada sumbangan dana,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, banyak orang tua mengeluh bahkan cenderung memaksakan karena takut jika tidak titip sumbangan tersebut anak nya tidak dibagi perlengkapan sekolah.

Menurutnya, pihak sekolah mengeluarkan bukti berupa kwitansi yang bertulisan dana sumbangan pendidikan. “Sampai detik ini saya sudah mengumpulkan belasan kwitansi dengan tanda tangan bendahara komite” ujarnya

Di temui di kediamannya Bendahara Komite SMP N 1 Banjarsari membenarkan adanya kejadian ini. “Memang benar ada orang tua siswa yang menanyakan hal tersebut.

Namun sebenarnya saya beserta komite tidak tau menau tentang adanya kwitansi bertuliskan titipan sumbangan orang tua siswa, karena sampai detik ini di tahun 2019 belum melaksanakan rapat dengan orang tua untuk penetapan ada atau tidak nya sumbangan dari orang tua siswa  ” ungkapnya.

Cucu juga menambahkan keterkaitan nama beserta tanda tangan nya dicatut dalam kwitansi tersebut.

“Saya sama sekali tidak menandatangani kwitansi tersebut, nama nya juga salah. Dan bagaimana saya menanda tangani?
kan belum ada rapat orang tua di tahun 2019,” tegas nya

Masih kata cucu, sebelumnya pada tahun 2018 beserta para orang tua siswa sudah mengadakan rapat dan hasilnya akan ada sumbangan dana sebesar Rp.750 ribu dari orang tua siswa yang di peruntukan melengkapi sarana siswa dalam bentuk pembangunan MCK. “Namun di tahun ini belum ada rapat anatara pihak sekolah, komite dan para orang tua siswa,” tegas Cucu

Rencananya pihak sekolah dan komite akan melaksanakan rapat orang tua besok Kamis (25/07/2019) membahas keterkaitan dengan uang titiapan orang tua siswa dengan syarat para orang tua siswa harus membawa kwitansi yang sudah di terima dengan alasan untuk ketertiban administrasi. (RIK/WP003)

(Visited 473 times, 4 visits today)

Leave A Reply

Your email address will not be published.