Mantan Sekretaris KPU Pangandaran Jadi Tersangka Kasus Korupsi

0 128

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kejaksaan Negeri Ciamis menetapkan tersangka kasus korupsi anggaran makan dan minum (Mamin) serta alat tulis kantor (ATK) yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran.

Plt Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis Andi Andika Wira mengatakan, anggaran mamin dan ATK yang menjadi kasus hukum merupakan anggaran tahun 2015.

“Kami telah tetapkan sebagai tersangka, dia merupakan salah satu mantan Sekretaris KPU Pangandaran tahun 2015 berinisial P,” kata Andi Senin, (22/7/2019) di Kantor Kejaksaan Negeri Ciamis.

Andi menambahkan, tersangka berinisial P saat ini belum ditahan, namun dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan. “Tersangka P diduga telah memalsukan struk untuk makan dan minum serta ATK,” tambahnya.

Andi menjelaskan, tahun 2015 tersangka P selaku Sekretaris KPU Pangandaran dan saat itu masih transisi lantaran masih menginduk ke KPU Ciamis. “Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, P memalsukan struk mamin dan ATK dan mengarahkan ke Kasubag,” jelasnya.

Andi memaparkan, anggaran mamin tersebut untuk operasional termasuk ATK dan belum ada kaitannya dengan Pemilu. “Kerugian Negara akibat perbuatan tersangka sebesar Rp148 juta, jumlah tersebut berdasarkan penghitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat,” paparnya.

Kerugian Negara tersebut sudah ada pengembalian 100 persen. Namun Andi menegaskan meski sudah dikembalikan tidak menghapus tindak pidana yang dilakukan.

“Saat ini P tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris KPU Pangandaran, diketahui P sekarang merupakan ASN di Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya. (IM/WP001)

(Total dibaca 107 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan