Berkah Pemburu Madu ‘Odeng’ di Ciamis Saat Musim Kemarau

0 1.065

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Musim kemarau bagi sebagian warga masyarakat yang tinggal di Lereng Gunung Geger Bentang, tepatnya di Dusun Ciparakan, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, mendatangkan berkah. Pasalnya mereka dapat memanen madu odeng yang berlimpah dari dalam hutan.

ucapan penghargaan

Ketika musim kemarau tiba, madu odeng yang dihasilkan dari lebah atau tawon, dengan kualitas baik, banyak didapatkan dari dalam hutan disekitar Gunung Geger Bentang.

“Sarang odeng di atas pohon besar, dan tinggi, yang ada dalam hutan disekitar Gunung Geger Bentang, akan menghasilkan madu yang berkualitas ketika musim kemarau datang,” ungkap Sawun, salah seorang warga di Dusun Ciparakan, RT 06, RW 03, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Sabtu (20/07/2019)

Saat ditemui usai mengambil madu odeng disekitar hutan Gunung Geger Bentang, Sawun, menyampaikan, ketika musim kemarau datang, pohon-pohon besar yang ada di dalam hutan Gunung Geger Bentang berbunga, dan banyak dihisap oleh Lebah Odeng sehingga menghasilkan madu berkualitas, dengan nilai jual tinggi.

“Kalau musim penghujan sarang odeng tidak terlihat, sehingga tidak ada madu yang hasilkan. Kalau musim kemarau seperti sekarang ini, banyak warga yang mencari madu odeng ke dalam hutan disekitar Gunung Geger Bentang, sebagai tambahan penghasilan,” ujarnya

Sawun, mengatakan madu odeng merupakan madu yang dihasilkan dari lebah liar yang ada di hutan, bukan hasil penangkaran, sehingga banyak warga yang membutuhkan dan memesannya untuk digunakan sebagai obat.

Sawun menambahkan, untuk satu botol bekas sirup madu odeng dijual dengan harga sekitar Rp 150 ribu hingga Rp. 200 perbotol. (BE/WP003)

(Visited 1.022 times, 1 visits today)

Leave A Reply

Your email address will not be published.