Konfercab PDIP Zona Tiga Jawa Barat Sukses Digelar di Pangandaran

0 110

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Konferensi Cabang (Konfercab) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan zona tiga berlangsung, di Hotel Pantai Indah Timur, Pangandaran, Minggu 14 Juli 2019.

Zona tiga meliputi tujuh Kota/Kabupaten di wilayah selatan Jawa Barat, yaitu dari Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua DPP PDIP bidang ideologi dan kaderisasi, Idham Samawi, dengan melakukan pemukulan gong sebanyak lima kali.

Ketua DPP PDIP bidang ideologi dan kaderisasi, Idham Samawi melakukan pemukulan gong, sebagai tanda dimulainya Konfercab PDIP Zona 3 Jabar di Pangandaran.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata mengatakan, saat ini Pangandaran sedang giat-giatnya membangun dengan segenap perjuangan.

Sebagai pengurus dan kader partai harus mampu mengemban amanah rakyat untuk mewujudkan aspirasi masyarakat.

Dikatakannya, pada proses pemilihan dalam Konfercab hanya menentukan Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB). Tidak ada intervensi kepengurusan di atasnya, baik DPD maupun DPP. 

“Semua sesuai proses demokrasi dan penjaringan dari bawah, mulai PAC, DPC hingga DPD dan DPP.” ujar Jeje.

Sementara Ketua DPP PDIP bidang ideologi dan kaderisasi, Idham Samawi dalam sambutannya mengapresiasi digelarnya Konfercab serentak 5 Kabupaten dan 2 Kota di Jawa Barat di Kabupaten Pangandaran.

Idham pun mengaku gembira pada saat pembukaan Konfercab ditampilkan beberapa kesenian tradisional Pangandaran.

“Luar biasa. Itu sebagai salah satu, pengamalan dari Trisakti Bung Karno yaitu berkepribadian secara sosial budaya. Saya akan minta disetiap acara resmi PDIP agar ditampilkan berbagai kesenian lokal seperti di Pangandaran,” ujarnya.

Idham menegaskan, kepada seluruh anggota PDIP untuk tidak ragu dalam mengamalkan Trisakti Bung Karno yaitu berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya.

Selain itu, Dia menegaskan sebagai kader PDIP harus bisa menjelaskan tidak ada yang salah dengan Pancasila. Hanya Pancasila yang dapat mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. (IM/WP001)

(Visited 85 times, 1 visits today)
Jasa Penulisan

Leave A Reply

Your email address will not be published.