Perhutani Ciamis Waspadai Kebakaran Hutan saat Musim Kemarau

0 111

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Musim kemarau yang terjadi saat ini sangat berpotensi terjadinya musibah bencana kebakaran di sejumlah lahan hutan. Salah satunya lahan hutan yang berada di kawasan hutan, dibawah pengawasan dan pengelolaan Perum Perhutani KPH Ciamis.

Administratur Perhutani KPH Ciamis, Agus Mashudi, Rabu (10/07/2019), mengungkapkan bahwa sejumlah upaya telah dan akan dilakukan untuk oleh Perum Perhutani KPH Ciamis, untuk mencegah kemungkinan terjadinya musibah bencana kebakaran hutan, di wilayah kawasan hutan yang diawasi dan dikelola oleh Perum Perhutani KPH Ciamis.

Lanjut Agus Mashudi, ada sekitar 29.000 hektare lahan hutan, yang ada diwilayah Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran, yang diawasi dan dikelola oleh Perum Perhutani KPH Ciamis.

“Sebagai langkah antisipasi, supaya tidak terjadi musibah bencana kebakaran lahan hutan, kami terus meningkatkan komunikasi, patroli petugas, memasang tulisan-tulias yang berisikan himbauan-himbauan, dan berkoordinasi dengan Pihak TNI, Kepolisian, LMDH, BPBD, serta aparat Desa,”Jelasnya

Agus Mashudi, mengungkapkan jika ditemukan kejadian musibah bencana kebakaran, maka harus segera dilakukan tindakan pemadaman secara cepat, supaya api tidak bertambah besar, dan meluas ke area lahan hutan yang lainya.

Dan hingga hari ini, kata Agus Mashudi, di lahan hutan yang diawasi dan dikelola oleh Perum Perhutani KPH Ciamis, belum ditemukan dan adanya laporan musibah bencana kebakaran, yang terjadi di lahan hutan.

“Mudah-mudahan di musim kemarau sekarang ini, tidak ada kejadian musibah bencana kebakaran di lahan hutan yang dikelola dan diawasi oleh KPH Ciamis,” ungkapnya

Agus Mashudi, berharap kerjasama dari semua pihak, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar Desa Hutan, untuk sama-sama ikut mengawasi, serta bagi warga masyarakat yang sering beraktifitas di lahan hutan pada saat musim kemarau seperti sekarang ini untuk meminimalkan aktivitas kegiatan yang menggunakan api.

“Kita menghibau dan meminta kepada warga masyarakat yang sering melakukan aktivitas di lahan hutan, untuk tidak menggunakan api, membuang puntung rokok sembarangan, untuk menghindari ancaman terjadi musibah bencana kebakaran,” tandasnya. (BE/WP03)

(Total dibaca 97 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan