Heboh Warga Banjar Tinggal di Bekas Kandang Sapi, Ini Fakta Sebenarnya!

0 287

wartapriangan.com, BERITA BANJAR. Sudah setahun sebuah keluarga di Kota Banjar, Jawa Barat, terpaksa tinggal di bekas kandang sapi milik orang lain.

Mereka adalah pasangan suami istri, Cecep Gunawan dan Yeni Suriani serta ketiga anaknya Yogi Nur Samsi, Namja Nurlalan, dan Yoja Nuraeni, warga di Dusun Sukahurip, RT 02, RW 01, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Cecep Gunawan, adalah kepala keluarga yang bertanggungjawab. Dia bekerja keras, banting tulang, untuk menghidupi istri serta ketiga anak-anaknya.

Meski merasa sulit keluar dari himpitan ekonomi, bapak ketiga anak ini bekerja sebagai penjual es pisang ijo.

Menurut Yeni Suriani, istri Cecep Gunawan, Selasa (25/06/2019), meski hidup serba kekurangan, tidak pernah mengeluh ataupun meminta belas kasihan kepada orang lain.

“Kami bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kebahagiaan tinggal satu keluarga,”jelasnya

Yeni Suriani, mengaku dia bersama keluarganya baru memiliki data kependudukan di Kota Banjar, sekitar awal bulan Januari Tahun 2019, setelah sekitar 10 Tahun Transmigrasi diwilayah Kendari, Sulawesi, dan kembali lagi ke Kota Banjar.

Dirinya berharap bersama keluarganya mendapatkan bantuan, dan perhatian dari Pemerintah, sehingga bisa hidup layak seperti warga masyarakat yang lainnya.

Plt Kades Langensari, Angga Tripermana. (foto : Baehaki Efendi/wp)

Ditemui terpisah, Plt Kades Langensari, Angga Tripermana, menjelaskan, pihaknya membenarkan bahwa warganya ada yang tinggal di bekas kandang sapi milik Yeye.

“Keluarga tersebut merupakan warga miskin yang tidak memiliki tempat tinggal dan lahan untuk membangun rumah. Meskipun tinggal di bekas kandang sapi, namun kondisinya tidak seburuk yang diberitakan beberapa media,” ungkap Angga.

Angga menjelaskan, keluarga ini juga baru memiliki Data Kependudukan di Kota Banjar, sekitar pertengahan bulan Januari 2019, setelah sekitar 10 Tahun Transmigrasi ke Kendari, Sulawesi, dan kini kembali lagi ke Kota Banjar.

Lanjut Angga, sebenarnya selama ini pihak Desa Langensari, sudah berupaya, dan berusaha, memberikan bantuan dan perhatian, kepada keluarga tersebut, yaitu memberikan bantuan beras murah, sembako murah dan bantuan lainnya.

Saat ini, jelas Angga, pihak Pemerintah Desa Langensari, sedang mengusahakan bantuan untuk bisa membangun tempat tinggal yang layak bagi keluarga tersebut, namun selama ini masih terkendala akan kepemilikan lahan tanah.

“Mudah-mudahan upaya mediasi kami dari Pemerintah Desa Langensari, dengan warga masyarakat Dusun Sukahurip dan pemilik tanah (bangunan bekas kandang sapi) untuk membatu keluarga tersebut cepat terealisasi, sehingga keluarga Cecep Gunawan, bisa hidup dan tinggal di tempat yang layak, seperti warga masyarakat yang lainnya,” pungkas Angga. (BE/WP03)

(Total dibaca 224 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan