Suasana Haru Warnai Perpisahan DTA Al Muawanah Tasikmalaya

0 33

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan anak- anak RA dan DTA Al Muawanah Jalan Ampera, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipdedes, Kota Tasikmalaya Jawa Barat mengikuti pentas seni dalam rangka pelepasan anak didik Sabtu (22/6/2019).

Acara tersebut diadakan atas kerjasama Yayasan Kader Islam dan para guru  sekolah serta  orang tua murid.

Dalam memeriahkan pelepasan atau yang dikenal dengan samenan berbagai kreasi siswa ditampilkan diantaranya, upacara adat sunda, pembacaan doa pendek, ngaji , tarian modern, tarian tradisional ditambah hiburan lainnya.

Selain itu,  acara pun dihadiri beberapa tamu undangan yakni, Ketua IGRA Kota Tasikmalaya, DKM Mesjid Barokatul Muslimin, pengurus yayasan kader islam para guru dan orang tua murid

Dalam sambutanya Kepala Sekolah RA DTA Al Muawanah Herawati Spdi  menyampaikan terimakasih kepada para wali murid yang telah memberikan kepercayaan yang besar terhadap lembaganya untuk menitipkan anak mereka.”

“Dengan kesibukan para wali dengan kesibukan orang tua bukan tak yakin tetapi kenyataan di lapangan tidak akan sempat mendidik sendiri. Ada yang sempat tapi tidak begitu fasih dalam mengajari beberapa hal kepada anak. Dan solusi terbaik yakni dengan menitipkan kepada lembaga yang memang punya kompetensi dan kemampuan untuk mengajarkan mengenal Tuhannya, membiasakan hormat kepada orang tuanya dan lain sebagainya sesuai ajaran yang ada di Alquran,” Ujar Herawti.

Herawati menambahkan,” Sebanyak 126 Pesrta didik tahun ini yang ada di sekolah kemudian hari ini kami melepas  15 siswa dan siswi yang siap melanjutakan sekolah dasar dan kami berharap para siswa menjadi soleh dan budi pekerti yang lurhur, dan membetuk karakteristik para siswa dan kami selalu  mencipatakan itu atas kerjasama semua para siswa.”

“Dengan pelepasan dan penyerahan kelompok bermain, kami berharap semoga anak didik kami akan menjadi anak yang saleh dan saleha serta selalu menjadi anak yang bertakwa pada Allah SWT,” kata Kepala Sekolah.

Pengurus Yayasan Kader Islam H Undang Sudrajat Msi menyampaikan,” Setinggi apapun mereka dalam menggapai mimpi, jangan sampai lupa diri dan selalu ingat kepada Allah, serta untuk tidak melupakan salat hal tersebut yang akan menjadi penolong bagi mereka kelak.”

Dalam Acara itu masing-masing anak menampilkan karya seni terbaiknya. Seperti pembacaan ayat suci Al quran, tari daerah, fashion show, drama musikal dan upacara adat  sebagai tanda lepas kenang bersama teman dan para guru.

Canda, tawa, tangis, peluk dan cium penuh hangat antara para guru dan wajah polos mereka yang memakai pakaian khas Sunda dan Muslim mewarnai Panggung. Tidak sedikit pula para wali murid yang ikut berpelukan sebagai tanda terima kasih atas apa yang telah diberikan kepada anaknya. (AAF/WP03).

(Visited 28 times, 1 visits today)
Jasa Penulisan

Leave A Reply

Your email address will not be published.