Jalan Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Desa di Langkaplancar Protes!

1 1.433

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Sejak masih tergabung ciamis dan sekarang dengan Kabupaten Pangandaran, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar belum bisa mencicipi nikmatnya pembangunan infrastruktur jalan yang layak seperti desa-desa lainnya.

Desa dengan jumlah penduduk sekitar 1300 jiwa ini, 3-5 kilometer ruas jalan utamanya rusak parah. Lubang-lubang bagai kolam ditengah jalan, sudah menjadi hidangan utama ketika siapapun yang melewati jalan ini.

Dede Ruhendi warga setempat menyampaikan, tahun lalu, hotmik hanya sampai di Desa Pangkalan, desa kedua terakhir sebelum Jayasari dari arah Pemerintahan kabupaten Pangandaran.

“Kami sudah melakukan audiensi dengan Pemkab namun tidak mencapai titik temu yang ideal,” ujar Dede Rohendi, Senin (17/6/2019).

Dia mengaku senang ketika sebelumnya ada Ikatan Mahasiswa Langkaplancar yang menyuarakan permasalahan yang ada di Kecamatan Langkaplancar.

Dirinya beserta warga Jayasari yang lain siap mendukung dan membantu jika diperlukan.

“Kalau permasalahan jalan ini hanya bisa selesai dengan aksi demonstrasi, kita siap mengkonsolidasikan secara masif kepada seluruh masyarakat Langkaplancar,” tegasnya.

Di tempat berbeda, Ketua Ikatan Mahasiswa Langkaplancar, Imam Farid mengatakan, ini adalah bukti kalau keadilan sosial bagi seluruh rakyat di Pangandaran tidak sesuai dengan kenyataan.

“Rakyat pinggiran selalu dinomorduakan, padahal hak dan kewajibannya sama. Wajar kalau persatuan dan kesatuan di Pangandaran hanyalah semu dan hayalan, karena pemerataan infrastruktur hanya bualan,” ujarnya.

Saat ini, kata Imam, sebagai bentuk protes, warga menanami jalan dengan pepohonan dan menebarkan ‘Keuyeup’ (sejenis kepiting-red).

“Satu yang diminta masyarakat, jalan segera diperbaiki total,” tegasnya. (IM/WP01)

(Total dibaca 1.385 kali. Dibaca hari ini 1 kali)
1 Komentar
  1. Satrio berkata

    Protesna ti cidolog sampe bangunjaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan