Di Pangandaran, BPK RI Temukan Kekurangan Bayar Pajak Hotel dan Restoran

0 122

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) menemukan kekurangan bayar pajak hotel dan restoran selama pengamatan dalam waktu satu bulan di Pangandaran.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, kekurangan bayar pajak hotel dan restoran tersebut selama pengamatan satu bulan , ditemukan senilai Rp600 juta.

“Bahkan jika diamati setiap hari maka bisa lebih dari angka tersebut,” kata Jeje.

Jeje menambahkan, walaupun pendapatan pajak mengalami peningkatan setiap tahunnya, namun perlu penanganan khusus dengan membentuk tim intensifikasi dan ekstensifikasi pajak.

“Tim intensifikasi dan ekstensifikasi pajak telah kami bentuk sejak 3 tahun lalu dengan jumlah 18 orang,” tambahnya.

Jeje berharap dengan adanya tim intensifikasi dan ekstensifikasi pajak bisa memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) sehingga arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pangandaran bisa terwujud secara cepat.

“Tugas tim intensifikasi dan ekstensifikasi pajak diantaranya memberikan kesadaran terhadap wajib pajak agar mau membayar pajak tepat waktu,” ungkapnya.

Jeje menjelaskan, kondisi saat ini yang terjadi, antara potensi pajak dengan realisasi pendapatan pajak masih terjadi ketimpangan.

“Dengan potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menargetkan Rp200 miliar setiap tahun,” tandasnya. (IM/WP01)

(Total dibaca 80 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan