Inalillahi, Ani Yudhoyono, Mantan Ibu Negara tutup usia

0 179

wartapriangan.com, BERITA NASIONAL. Mantan ibu negara, Kristiani Herrawati, atau dikenal sebagai Ani Yudhoyono, istri dari Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, tutup usia pada Sabtu (01/06) siang.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan tepat pada pukul 11.50 waktu Singapura, atau 10.50 WIB, Ani Yudhoyono dinyatakan meninggal dunia.

“Ibu Ani Yudhoyono telah meninggalkan kita sekitar pukul 11.50,” ujar Imelda, Sabtu (01/06).

Sempat dilaporkan membaik, kondisi Ani dilaporkan menurun dan kembali menjalani perawatan intensif di ruang ICU National University, Hospital, Singapura. Kondisinya terus menurun hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Imelda mengatakan seluruh keluarga besar menemani kepergian Ani.

Selain kerabat dan pimpinan Partai Demokrat, beberapa tokoh seperti Agung Laksono, Hatta Rajasa, M Nuh dan Andi Malarangeng, menyambangi rumah sakit untuk menyampaikan belasungkawa.

Mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian pada era SBY, Hatta Rasaja yang mewakili keluarga besar SBY mengatakan jenasah Ani Yudhoyono akan disemayamkan di KBRI Singapura dan akan diberangkatkan ke tanah air pada Minggu (02/06) 07.00 waktu Singapura.

Jenasahnya kemudian disemayamkan di rumah duka di Cikeas dan akan dimakamkan di taman makam pahlawan (TMP) Kalibata pada pukul 15.00 WIB.

“Kami atas nama keluarga mengucapkan ribuan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang memberikan simpati dan doa semasa almarhumah dirawat di rumah sakit di Singapura ini,” ujar Hatta.

“Kami mohonkan doa semoga Ibu Ani Yudhoyono diberikan kelapangan, kemudahan, menghadap sang khalik,” imbuhnya.

Sejak Februari 2019 lalu, Ani Yudhoyono dirawat di National University Hospital, Singapura, lantaran mengidap penyakit kanker darah.

Selama perawatan, kondisi kesehatan Ani Yudhoyono dilaporkan sempat naik-turun.

Dalam perkembangannya, Rabu (29/05), Ani Yudhoyono dilaporkan kembali masuk ICU karena disebutkan mengalami demam tinggi.

Dan pada Kamis (30/5) malam, Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon mengabarkan demam Ani Yudhoyono sudah turun.

“Syukur kepada Tuhan, infonya yang kami terima sore tadi, demam dan panas suhu tubuh ibu Ani katanya sudah turun,” ujar Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon, Kamis (30/05).

Namun pada Jumat (31/05) pagi, kondisi kesehatan Ani Yudhoyono dilaporkan “kembali menurun” dan “tidak sadarkan diri”, ungkap politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean,.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra sulungnya, mengungkapkan bahwa kondisi ibunya belum stabil.

“Saat ini, Ibu Ani sedang memerlukan penanganan ekstra. Seluruh keluarga besar Yudhoyono sedang berkonsentrasi pada upaya pemulihan kembali kondisi kesehatan Ibu Ani,” kata AHY.

Sejak saat itulah, seluruh keluarga SBY dilaporkan sudah berada di Singapura. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra sulungnya, mengungkapkan bahwa kondisi ibunya belum stabil.

Sejak Ani Yudhoyono dirawat di Singapura, Susilo Bambang Yudhoyono – sebagai Ketua Umum Partai Demokrat – praktis lebih banyak mendampingi istrinya ketimbang disibukkan dengan Pemilu 2019.

Setelah KPU mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu 2019, SBY mengucapkan selamat kepada calon presiden petahana Joko Widodo yang unggul dalam perolehan suara.

Sikap SBY ini mengundang tanda tanya rekanan koalisi yang tergabung dalam kubu Prabowo Subianto yang hingga sekarang menolak hasil rekapitulasi tersebut karena dianggap dipenuhi kecurangan.

Melalui media sosial, sebagian simpatisan kubu Prabowo dilaporkan ‘menyerang’ kondisi kesehatan Ani Yudhoyono dengan apa yang mereka sebut sebagai tidak maksimalnya kampanye SBY pada Pilpres dan Pileg 2019.

Beberapa politikus Partai Demokrat berang dan balik menyerang sejumlah akun anonim yang disebutkan merundung kondisi kesehatan mantan Ibu Negara itu.

Di sinilah, kemudian muncul wacana bahwa Partai Demokrat berniat mencabut dukungannya terhadap Prabowo.

Para elit Partai Demokrat membantah sinyalemen ini, namun pada saat bersamaan putra SBY, yang juga politikus Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, bertemu dengan Joko Widodo di Istana Merdeka.

Sebuah peristiwa politik yang menurut pengamat menunjukkan bahwa Partai Demokrat kini merapat ke kubu Jokowi.

Anak ketiga Sarwo Edhie Wibowo
Ani Yudhoyono, kelahiran 6 Juli 1952 lahir di Yogyakarta adalah anak ketiga ketika pasangan Letjen Sarwo Edhie Wibowo dan Hj Sunarti Sri Hadiyah.

Dia menikah dengan SBY pada tanggal 30 Juli 1976, saat SBY baru saja dilantik menjadi Perwira TNI dan menjadi lulusan terbaik.

Pasangan ini dikaruniai dua orang putra, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Sebagai Ibu Negara, Ani mendampingi SBY dalam dua periode kepemimpinannya, sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014.

Sejumlah laporan menyebutkan, Ani sempat kuliah Jurusan Kedokteran di Universitas Kristen Indonesia, tetapi pada tahun ketiga meninggalkan bangku kuliah karena pindah untuk mengikuti ayahnya yang ditunjuk menjadi Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan.

Setelah pulang ke Indonesia, dia menikah dengan SBY dan melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka dan lulus dengan gelar Sarjana Ilmu Politik pada tahun 1998.

(Total dibaca 176 kali. Dibaca hari ini 1 kali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan