Kegiatan Edufair di Banjar Sedot Animo Pengunjung

78

wartapriangan.com, BERITA BANJAR. Ratusan siswa, wali murid dan para guru di Kota Banjar memadati Kampus Sekolah SMAN 1 Banjar. Mereka hadir untuk mengikuti acara pameran pendidikan Edufair perdana yang diadakan oleh SMAN 1 Banjar. Jum’at, (14/12/2018).

Panitia penyelenggara, Imas Masripah, S. Pd, M. Pd kepada Warta Priangan mengatakan, kegiatan Edufair diselenggarakan dengan tujuan agar dapat menambah pengetahuan para siswa agar siswa tidak terlalu orientid memandang perguruan tinggi.

“Sistem Perguruan Tinggi khususnya untuk Negeri saat ini sudah berubah, jadi siswa harus punya alternatif lain yang sesuai dengan keinginannya, dan ekonominya,” ujarnya disela – sela kegiatan.

Selain itu, lanjut Imas, diharapkan dengan hadirnya para wali murid dapat menambah wawasan mereka terhadap perguruan tinggi.

“Semoga para wali murid bisa melihat ternyata banyak juga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang kualitasnya sama, dengan biaya yang terjangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, animo pengunjung sangat luar biasa, sekitar hampir 90% tiap tahunnya siswa yang lulus dari sini melanjutkan jenjang pendidikan.

Melihat hal itu, sebanyak 28 perguruan tinggi, mulai dari swasta dan negeri yang berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta datang mengisi stand yang sudah disediakan.

“Semoga di acara Edufair selanjutnya kita bisa mengundang seluruh sekolah yang berada di wilayah KCD 13, yang meliputi Banjar, Ciamis, dan Pangandaran,” imbuhnya.

Sementara itu, salasatu peserta Edufair dari AKMI Suaka Bahari Cirebon, Dedi Suhaerudin mengungkapkan, Keinginan untuk lebih mengetahui dari pihak orang tua sangat besar, begitupun untuk AKMI Suaka Bahari Cirebon.

Dedi mengatakan, Lembaga Diklat AKMI ini boleh dikatakan satu – satunya yayasan di Jawa Barat yang berada langsung di bawah naungan Departemen Perhubungan Laut.

“Lembaga Diklat AKMI Suaka Bahari Cirebon memiliki 3 jurusan. Dimana jurusan yang pertama yaitu Jurusan Mautika, Jurusan Teknika, dan Jurusan APN,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk Jurusan Mautika dan Teknika adalah jurusan khusus untuk para pelaut, disini pendidikan di kampus hanya empat semester. Untuk semester selanjutnya nanti langsung melakukan praktek di laut dengan waktu kurang lebih satu tahun.

“Para Taruna yang praktek di laut ini biasanya mendapatkan uang saku sekitar 1 Juta sampai 5 Juta perbulan.” pungkasnya. (Helmi Razu Noviansyah/WP)

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.