Diterjang Banjir dan Jembatan Dobo Putus, Pemkot Banjar Siap Hadapi Bencana

147

wartapriangan.com, BERITA BANJAR. Bekerja sama dengan instansi terkait, unsur TNI Kodim 0613/Ciamis, Batayon Raider 323/BP, Subdenpom Kota Banjar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, PMI Kota Banjar, Dinas Kesehatan Kota Banjar,  Dinas Perhubungan, dan Sat Pol PP Kota Banjar, serta RAPI dan ORARI, Polres Banjar gelar penanggunalangan bencana alam khususnya banjir dan jembatan putus.

Diawali dengan apel gabungan dipimpin Oleh Kapolres Kota Banjar, AKBP. Matrius, S.I.K.,M.H., dengan diikuti oleh Personil Polres Kota Banjar, serta Instansi terkait, bertempat di Area Jembatan Dobo Sungai Citanduy, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Jum’at, (16/11/2018).

Kapolres Kota Banjar, AKBP. Matrius, S.I.K., MH., menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah menyampakan persepsi dengan stakeholder dalam kesiapan penanganan bencana alam di Kota Banjar, selain itu untuk mengasah kemampuan personil masing-masing instansi serta kesiapan dalam penanganan bencana alam.

Setelah dilaksanakan apel gabungan tersebut, kegiatan simulasi dimulai dengan diawali adegan seolah-olah Jembatan Dobo putus, warga yang berada di seberang Sungai Citanduy, Desa Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, terisolis, sehingga Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Banjar, mengevakuasi para korban dengan menggunakan perahu karet dengan diawaki oleh tim gabungan Unsur TNI, Polri, dan BPBD Kota Banjar, satu per satu korban terdampak banjir mendapat penanganan dari tim kesehatan.

Adegan selanjutnya, menceritakan ada 3 orang tenggelam, selanjutnya TRC kembali bertugas mencari korban tersebut, setelah beberapa saat ditemukan 3 orang korban tenggelam, diketahui 2 orang meninggal dan 1 orang selamat, kemudian dilakukan triase, serta pelayanan kesehatan untuk kemudian dibawa ke RSUD Kota Banjar, untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Kota Banjar, AKBP. Matrius, S.I.K., MH., menyampaikan simulasi penanganan bencana alam tersebut dilakukan di sekitaran Dobo dikarenakan, terdapat pemukiman warga yang berada disekitarnya, sebagai antisipasi terjadinya luapan Sungai Citanduy, menggenangi dan membanjiri pemukiman yang berada di bibir Sungai Citanduy.

Lebih lanjut, Kapolres Kota Banjar, AKBP. Matrius, S.I.K., MH., menyampaikan “Ini kami lakukan dengan berbagai instansi terkait untuk melatih, dan mematangkan kesiapsiagaan personil dalam menangani bencana alam terutama banjir, kita sama-sama berdo’a semoga hal tersebut (bencana alam) tidak terjadi di Kota Banjar,” pungkasnya. (Baehaki/WP)

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.