Persib Sampaikan Pernyataan Duka Cita

52

wartapriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Persib Bandung merilis pernyatan duka cita atas meninggalnya salah satu pendukung Persija Jakarta bernama  Haringga Sirila akibat insiden di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9)  kemarin. Pernyataan duka cita ini secara khusus disampaikan Persib kepada keluarga korban, the Jakmania dan Persija Jakarta.

“Keluarga besar serta pengurus PERSIB menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya. Kami sangat sedih, kecewa sekaligus marah serta mengutuk kejadian tersebut dan menyayangkan adanya fanatisme berlebihan yang melibatkan kekerasan di mana pun. Apalagi dalam suatu pertandingan olahraga yang seharusnya mengutamakan nilai-nilai sportivitas yang tinggi,” ungkap Persib dalam situs resmi klub tersebut, Senin (24/9)

Dalam pernyataannya, Persib menegaskan bahwa kemenangan dramatis atas Persija 3-2 menjadi tidak berarti  karena hal itu tidak sebanding dengan hilangnya nyawa suporter.

Slider

“Kami mendukung sepenuhnya pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini, agar para pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kejadian seperti ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak terulang di kemudian hari. Ayo kita bersama-sama menjadi bobotoh yang santun dan bageur,” lanjut Persib dalam pernyataannya.

Umuh kutuk keras insiden penganiayaan
Sementara itu manajer Persib H. Umuh Muchtar mengaku merasa sangat geram. Ia sangat kecewa dengan tindakan tidak terpuji yang dilakukan beberapa oknum  bobotoh. Menurut Umuh, insiden tersebut merusak perjuangan pemain, nama besar Persib dan citra bobotoh selama ini.

“Kami sangat menyesalkan dan mengutuk keras kejadian ini. Karena ini semua merusak nama Persib dan nama bobotoh sendiri. Mereka juga sudah merusak sepakbola yang seharusnya menjadi hiburan masyarakat Jawa Barat,” kata Umuh.

Ia berharap insiden kematian suporter di GBLA kemarin menjadi yang terakhir dalam sepakbola Indonesia. “Saya harap tidak ada saling balas. Karena jika begitu tidak akan ada pernah selesainya. Sepakbola ini adalah untuk hiburan dan persatuan,” tegasnya.

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.