Aparat Gabungan di Banjar Incar Kendaraan Telat Pajak

64

wartapriangan.com, BERITA BANJAR. Kepolisian Sektor (Polsek) Banjar bersama Subdenpom III, CCPD Propinsi Jawa Barat wilayah Kota Banjar, dan PT. Jasa Raharja, menggelar operasi terpadu tertib kendaraan tingkat Polsek Tahun 2018, Selasa (07/08).

Operasi tersebu rencananya akan berlangsung selama 3 hari, terhitung mulai tanggal 07 Agustus 2018, sampai dengan tanggal 09 Agustus 2018 di beberapa tempat berbeda setiap harinya. Sebanyak 25 personil gabungan yang meliputi, 17 personil dari Kepolisian, 2 personil dari Subdenpom III, 5 personil dari CCPD Propinsi Jawa Barat, wilayah Kota Banjar, dan 1 personil dari PT. Jasa Raharja, terjun langsung melaksanakan operasi tertib kendaraan.

Dalam operasi yang dilaksanan di Simpang Tanjungsukur tersebut. Sedikitnya sebanyak 732 kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat diberhentikan untuk diperiksa kelengkapan surat suratnya serta tanggal habis pajaknya.

Slider

Kapolsek Banjar, Kompol Dadi S, mengatakan,”Kegiatan operasi kendaraan ini dilaksanakan dengan tujuan agar pemilik kendaraan membayarkan pajak kendaraannya tetap pada waktunya,”ujarnya.

“Intinya kami lebih mengingatkan ke mereka untuk urusan pajak, sekaligus kami sosialisasikan bahwa ada pembebasan pajak sampai dengan akhir bulan Agustus Tahun 2018 ini,”ujar Dadi.

Dadi, menjelaskan hasil dari operasi tertib kendaraan, sebanyak 732 kendaraan roda dua maupun roda empat yang diberhentikan. Ada sebanyak 25 kendaraan yang pajaknya kendaraan bermotornya melebihi batas waktu dan membayarkan pajaknya langsung di tempat.

Kapolsek Banjar, menyampaikan sebanyak 17 kendaraan roda dua dan 8 kendaraan roda melakukan pembayaran pajak secara langsung di tempat operasi gabungan. Selain itu kami juga melakukan penindakan tilang ke beberapa pengendara dikarenakan tidak memiliki SIM. Ada empat pengendara yang kami tilang.

“Berharap masyarakat yang memiliki kendaraan baik kendaraan roda dua maupun roda empat akan taat dan patuh terhadap pajak kendaraan dan juga masalah peraturan peraturan lalu lintas,”pungkasnya. (Baehaki/WP)

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.