Jelang Asean Games, Polres Banjar Gencar Razia Preman dan Anak Jalanan

115

wartapriangan.com, BERITA BANJAR. Menjelang pergelaran Asian Games yang akan berlangsung tnggal 18 Agustus 2018 nanti, Jajaran Kepolisian Polres Kota Banjar, Polda Jawa Barat, gencar melakukan razia preman dan anak jalanan.

Dalam razia tersebut, anggota dari Jajaran Kepolisian Polres Kota Banjar pun terpaksa harus saling kejar-kejaran dengan sejumlah anak jalanan yang berusaha menghindari razia tersebut. Meskipun dalam razia tersebut banyak yang kabur dan bisa meloloskan diri, namun sedikinya puluhan orang yang diduga sebagai preman, anak jalanan, dan pengamen, sudah berhasil diamankan.

Mereka yang terjaring razia petugas kebanyakan yang sedang berada di sejumlah perempatan lampu merah, pasar, taman kota, alun-alun, terminal, dan tempat-tempat keramaian lainnya yang ada di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat.

Slider

Seluruh orang yang terjaring razia petugas langsung dibawa ke Mampolres Kota Banjar untuk didata, diperiksa barang bawaanya, dan diberi pengarahan.

Waka Polres Kota Banjar, Kompol. Drs. Ade Najmulloh, Sabtu (07/07/2018), kepada sejumlah awak media menjelaskan, razia preman, anak jalan, dan pengamen ini digelar atas perintah dari Kapolri dan Kapolda Jawa Barat jelang penyelenggaraan Asian Games, yang akan berlangsung pada tanggal 18 Agustus 2018 nanti.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi di wilayah Kota Banjar, yang aman, kondusif, bebas dari tindak kriminalitas dan premanisme menjelang dan selama penyelenggara Asian Games berlangsung di Indonesia. Karena Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang dijadikan tempat penyelenggaraan Asian Games. Maka itu, sudah sewajarnya kita mulai sekarang menjaga Kota Banjar sebagai pintu gerbang Perbatasan Proplvinsi Jawa Barat dengan Jawa Tengah dari segala bentuk tindak kejahatan baik premanisme, maupun kejahatan jalanan lainya,” jelas Kompol Drs. Ade Najmulloh.

Waka Polres Kota Banjar menambahkan, pihaknya akan terus menggelar razia preman, anak jalanan, dan pengamen secara rutin, di wilayah Kota Banjar, hingga selesai penyelenggaraan Asian Games nanti.  “Razia preman, anak jalanan, dan pengamen, ini akan terus kami lakukan secara rutin hingga penyelenggaraan Asian Games Tahun 2018 ini selesai,” tegasnya. (Baehaki Effendi/WP)

akses bedah soal
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.