Isteri Bupati Pangandaran Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Hingga Korban Depresi

95

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Seorang perempuan diduga depresi berinisial MA (32), warga Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, hamil tujuh bulan tanpa suami. Kasus ini merupakan yang ketiga kali dalam lima tahun terakhir, dan semuanya tanpa ada lelaki yang bertanggung jawab.

Hal tersebut menimbulkan keprihatinan banyak pihak, termasuk Isteri Bupati Pangandaran selaku Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlaela yang langsung mendatangi kediaman korban bersama Kadis Sosial PMD dan Kabid Perdayaan Perempuan (PP), Jumat (29/12/2017).

“Saya meninjau keluarga korban karena menilai seolah-olah ada pembiaran dari lingkungan setempat,”ujar Ida.

Dari peninjauan tersebut diketahui, bahwa MA selama ini tinggal bersama bapaknya MH (62), yang berstatus duda, seorang adik S (14), serta dua orang anaknya yang masih kecil, berusia  5 dan 2 tahun.

Dari tiga kali kehamilan MA memang misterius. Menurut keterangan ayahnya, menduga anaknya hamil setelah dirinya rajin mengamalkan doa Nurbuat.

Slider

Menurut Ida Nurlaela, keluarga tersebut memang memerlukan perhatian sosial. Adik MA, S, putus sekolah di kelas 3 SD dan sehari-hari tingkah polahnya seperti minder dalam bergaul.

“Saat ini, kasus keluarga tersebut telah ditangani Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran,”ujarnya.

Namun tambahnya, menurut pihak Kabid PP mestinya ada yang melaporkan, tapi sayangnya sampai detik ini tidak ada.

“Nah, akhirnya Saya datang kesana dengan dinas terkait, dan disepakati ada perjanjian dengan keluarga bahwa, Bapaknya akan menyerahkan kedua anak dan cucu nya untuk dilimpahkan ke panti asuhan di Bandung. Insya Allah setelah tahun baru semua dibawa,”ungkap Ida.

Menurut rencana lanjutnya, S akan dikirim ke panti asuhan di subang, kedua anak MA kabarnya akan di kirim ke panti bayi sehat Muhammadiyah Bandung, sedangkan MA sendiri masih dipertimbangkan penanganannya karena lagi hamil.

“Tentang kondisi kejiwaan MA, menurut warga, awalnya MA merupakan gadis pemalu. Namun belakangan, MA diduga mengalami problem kejiwaan karena terlihat sering jalan-jalan sendiri sambil meracau dan tertawa-tawa,”ujarnya. (Iwan Mulyadi/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.