Besok, Ribuan Santri akan Serbu Pusat Kota Tasikmalaya

44

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Semarak hari santri tidak hanya dirasakan sebagian atau beberapa daerah di Indonesia. Hampir secara keseluruhan, masyarakat mensyukuri hari bersejarah itu sebagai pembangkit nasionalisme dan refleksi bersama.

Begitu pun dengan Kota Tasikmalaya, akan mengisi Hari Santri dengan agenda-agenda yang meriah namun bermakna.

Sebagai salah satu kota santri  di Indonesia, Tasikmalaya menjadi pondasi penting bagi peradaban Islam di Indonesia.

Peringatan Hari Santri 2017 tingkat Kota Tasikmalaya rencanaya akan diisi dengan beberapa kegiatan seperti pawai akbar Tarhib Muharam, pawai bertema Hari Santri dan lomba-lomba, yang akan di gelar Minggu esok pada tanggal (22/10/2017).

“Hari Santri ke-3 kali ini diparalelkan dengan rundown Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-16,” jelas Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya, KH. M. Aminuddin, M.Ag.

Slider
ekretaris MUI Kota Tasikmalaya, KH. M. Aminuddin, M.Ag.

Kegiatan tersebut, terangnya, akan dilaksanakan pagi hari hingga sebelum dzuhur dengan mengambil rute dari Lapangan Dadaha dan berakhir di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Selepas dzuhur, kegiatan dipusatkan di panggung utama di Komplek Olahraga Dadaha. Ditambah beberapa venue seperti GOR Sukapura, GOR Susi Susanti, Gedung Kopri dan Dial Mujahidin dipersiapkan untuk lomba.

“Ada lima lomba yang digelar. Yakni, musikalisasi alfiah, lomba pidato, nadhon, muhasan dan lomba pawai. Peserta yang diundang berasal dari seluruh pesantren yang ada di Kota Tasikmalaya ditambah perwakilan tiap kecamatan,” terang Pimpinan Pondok Pesanteren Silalatul Huda Paseh Tasikmalaya ini.

Lebih lanjut KH Aminudin mengatakan, malam puncak Hari Santri kali ini digelar pada 24 Oktober di Dadaha, dengan menampilkan kolaborasi para kyai dan ustad dengan para budayawan. “Setadinya akan menghadirkan Cak Nun dan Habieb Syech, namun urung datang,” lanjutnya.

“Peringatan hari santri nasional tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Jika, tahun lalu terpusat di masjid Agung, tahun ini coba di Dadaha. Sebab daya tampungnya lebih banyak,” jelasnya. (Andri/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.