Warga Ciamis dan Banjar Terlibat Komplotan Pengedar Sabu Kelas Kakap

0 147

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Senin (09/10) sekira pukul 09.00 s.d 15.00 WIB Tim BNNK Ciamis yang tergabung dalam tim analisa seksi pemberantasan dengan jumlah delapan orang yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Ciamis, AKBP Yaya Satyanagara, SH telah melakukan penelusuran ke TKP di Dusun Pangarengan Desa Sindangasih RT 09 RW 03 Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Aksi yang dilakukan oleh BNNK tersebut terkait adanya penyitaan barang bukti narkotika jenis shabu oleh Subdit II Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya pada tanggal  06 Oktober 2017 lalu. Sabu dikemas dalam kemasan teh China bermerk Guanyinwang. Sabu tersebut diperkirakan seberat 13 kg.

AKBP Yaya Satyanagara melakukan konfirmasi via telepon kepada Kasubdit II Psikotropika Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander selaku Pimpinan Tim Pengembangan Kasus Narkotika  ke Banjarsari. AKBP Dony Alexander menyebutkan tersangka ditangkap di wilayah Banjar serta menyita  barang bukti narkotika jenis Sabu yang dikemas dalam kemasan teh China sebanyak 13 bungkus yang tersimpan dalam sebuah tas ransel di dalam mobil Honda CRV berwarna putih yang terparkir di depan rumah orang tua tersangka Jajang, di Dusun Pangarengan, Desa Sindangasih RT 09 RW 03  Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Tim dari BNNK Ciamis saat mendatangi kediaman orangtua pelaku di Banjarsari.

AKBP Dony juga menegaskan, barang bukti berupa Sabu tersebut masih dalam keadaaan utuh. Pelaku mengaku sabu tersebut bukan untuk diedarkan di Ciamis.

Berdasarkan keterangan dari orang tua tersangka, Enceng, Jajang Saepudin, yang ditangkap di Banjar di rumah tersangka Mulyadi, tiga hari sebelum penangkapan, tersangka Mulyadi mengambil mobil Honda CRV warna putih miliknya yang dititipkan di rumah orang tua tersangka Jajang Saepudin untuk dipakai ke Jakarta.

Selanjutnya, mobil tersebut diparkir kembali di rumah orang tua tersangka Jajang Sapudin setiba dari Jakarta pada tanggal 05 Oktober 2017 dalam kondisi kotor dan tidak pernah dilakukan pembersihan serta tidak pernah ada barang yang dikeluarkan dari mobil tersebut. Adapun kunci mobil Honda CRV warna putih tersebut disimpan di rumah Istri Jajang yang tidak jauh dari TKP.

BNNK membenarkan jika sabu yang disimpan di rumah orang tua korban merupakan barang bukti narkotika jenis sabu yang disembunyikan atau dilarikan dari Jakarta untuk menghindari pengejaran dari petugas Polda Metro Jaya. (Pujitio/WP)

loading...
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.