Penyebab Dan Tips Ringan Menghindari Kelelahan

30

wartapriangan.com, TIPS. Tertangkap kamera seorang Dokter yang terlalu lelah sedang tertidur setelah melakukan operasi, foto di unggah oleh pengguna jejaring sosial di Meksiko.

Dalam sumber kita diajak sedikit untuk kilas balik membahas dampak kelelahan, dituliskan bahwa Tahun 1984, seorang gadis usia 18 tahun bernama Libby Zion, meninggal karena kelelahan. Peristiwa ini membuat New York mengeluarkan “Libby Zion Law” (“hukum Libby Zion”), hukum yang berisi ketentuan bahwa dokter tidak boleh bekerja lebih dari 80 jam seminggu.

Melihat dampak buruk dari kelelahan, Berikut ini penyebab dan tips ringannya menghindari Kelelahan:

  1. Bolos Berolahraga Ketika Kita Lelah

Bolos berolah raga untuk menyimpan energy sebetulnya malah merusak tubuh kita. Studi di Universitas Gerogia, orang dewasa bugar yang tidak hanya duduk melulu melainkan memulai olahraga kecil sekitar 20 menit tiap tiga hari seminggu dilaporkan merasa lebih berenergi dan tidak kelelahan setelah 6 minggu. Teratur berolahraga meningkatkan kekuatan dan daya tahan, membantu membuat sistem kerja jantung lebih efisien, dan mengantarkan oksigen dan nutrisi ke jaringan. Jadi lain kali ketika kita merasa sangat ingin terkapar di sofa, ada baiknya pergi melakukan sedikit jalan cepat – tidak akan menyesal

  1. Kurang Minum Air

Merasa sedikit dehidrasi meskipun hanya sekitar 2% kehilangan cairan dari normalnya cairan tubuh, sangat besar mengurangi tingkat energy. Amy goodson, RD, ahli gizi di Texas Health Ben Hogan Sport Medicine. Dehidrasi menyebabkan  berkurangnya volume darah, jelas Goodman akan menyebabkan darah mengental. Hal ini membuat kerja pompa jantung kurang efisien, mengurangi kecepatan penyebaran oksigen dan nutrisi mencapai otot kita dan organ lainnya. Untuk mengukur kebutuhan normal cairan, hitung berat badan kita (kg) dibagi 40, kebutuhan minum air kita diangka tersebut per liter. Misal berat 60kg, maka 1,5 liter air minum yang dibutuhkan.

  1. Kurang Asupan Zat Besi

Kekurangan zat besi membuat kita lesu, lekas marah, lemah, dan susah focus. Goodson mngatakan, “itu membuatmu lelah karena kurangnya perjalanan oksigen ke otot dan sel sel”. Tingkatkan asupan zat besi untuk mengurangi resiko anemia: konsumsi daging sapi tanpa lemak, kacang merah, tahu, telur (termasuk kuning telur), sayuran berdaun hijau tua, kacang kacangan, dan selai kacang, dan padukan dengan makanan berkandungan vitamin C tinggi untuk meningkatkan penyerapan zat besi ketika makan secara bersamaan.

  1. Perfeksionis

Berusaha menjadi sempurna, yang mana kita terima saja bahwa itu tidak mungkin. Membuat kita kerja lebih keras dan lebih lama dari yang seharusnya. Kata Irene S. Levine, Phd. Profesor bidang Psikiater di New York University School of Medicine mengatakan “kamu mengeset gol yang sangat tidak realistis dimana sulit atau mustahil tercapai. Dan pada akhirnya, tidak adanya rasa kepuasan diri.” Levine merekomendasikan untuk mengeset batasan waktu untuk diri sendiri dalam suatu pekerjaan, dan berusaha untuk mentaatinya. Suatu waktu, kita akan menyadari bahwa bekerja diluar batas malah tidak akan meningkatkan kinerja kita.

  1. Serba Ketakutan

Jika kita berasumsi bahwa kita bakal di pecat ketika di panggil atasan dalam pertemuan tak terduga, takut untuk bersepeda karena akan celaka, maka kita merasa takut serba salah atau mengira hal terburuk akan selalu terjadi. Kegelisahan ini membuat kita tak berdaya dan membuat mental kita kelelahan, kata Levine.

  1. Tidak Sarapan

Makanan mengisi tubuh kita, saat tidur pun tubuh kita terus bekerja menggunakan apa yang kita makan saat malam untuk menjaga pompa darah dan oksigen tetap mengalir.  Jadi ketika kita bangun pagi, kita perlu mengisi tubuh dengan sarapan. Tidak sarapan, maka kita akan merasa lesu.

  1. Hidup dengan Junk Food (makanan cepat saji)

Makanan dengan kadar gula tinggi dan karbohidrat seadanya (seperti sesuatu yang sering kita temukan di boks atau pada jendela drive-Thru (pelayanan di kendaraan) menempati peringkat teratas dalam (GI) index glycemic, indicator seberapa cepat karbohidrat meningkatkan gula darah. Kenaikan gula darah secara konstan yang diikuti penurunan tajam menyebabkan kelelahan sepanjang hari.

  1. Sulit Mengatakan “Tidak”

Menyenangkan orang lain seringnya berawal dari mengorbankan tenaga dan kebahagiaan kita. Untuk lebih jeleknya, keadaan itu dapat membuat kita mudah tersinggung dan marah dari waktu ke waktu. Jadi meskipun pelatih bola minta anda membuatkan camilan kue untuk team sepak bola anak anda, atau atasan anda berharap anda bekerja di hari libur, kita tidak harus bilang iya. Latih diri kita untuk terbiasa bilang ‘tidak’ dengan tegas, saran Susan Albers, Pskikolog klinik berlisensi dengan Cleveland Clinic serta penulis dari EAT.Q. : UNLOCK THE WEIGHT – LOSS POWER OF EMOTIONAL INTELLIGENCE

  1. Ruang Kerja yang Berantakan

Meja kerja berantakan membuat mental lelah dengan membatasi kemampuan kita untuk focus dan membatasi kemampuan otak kita memproses informasi, mengacu pada studi Princeton University. “di setiap pengujung hari, pastikan pekerjaan dan barang pribadi kita terorganisir dan tersimpan,” saran Lombardo. “itu dapat membantu memiliki awalan positif pada esok hari kalian.”

  1. Bekerja Saat Liburan

Mengecek email di hari libur disaat seharusnya santai di kolam dan menikmati angin dapat beresiko kelelahan, kata Lambardo. Terlepas dari rutinitas dengan berekreasi dapat meremajakan pikiran dan tubuh anda saat kembali ke kantor dengan keadaan lebih kuat. “saat anda benar benar istirahat, kalian dapat menjadi lebih kreatif, produktif, dan efektif saat kembali.”

  1. Membuka Gadget Sebelum Tidur

Sinar yang menyilaukan dari lampu latar pada layar tablet, telepon pintar, atau computer dapat merusak ritme kinerja alami siklus sirkadian tubuh kita dengan menekan melatonin, yaitu hormon yang membantu siklus perputaran bangun dan tidur, kata Dr. Allen Towfigh seorang Neurologi sekaligus Medical Director of New York neurology & Sleep, di New York. Dia mengutarakan bahwa sensitifitas terhadap lampu digital mainan berteknologi itu berbeda antar orang ke orang, tapi secara umum adalah langkah bijak untuk menghindari itu satu atau dua jam sebelum tidur.

  1. Ketergantungan Kafeina

Mengkonsumsi kafeina pada kopi satu sampai tiga kali sehari memang disarankan dan baik, namun menggunakan kafeina sec ara berlebihan dapat mengganggu siklus bangun dan tidur. Kata Dr. Towfigh kafeina menahan adenosine, sel aktif tambahan yang membuat tertidur saat sel tersebut berkumpul.

  1. Bergadang di Sabtu Malam

Bergadang Sabtu malam lalu tidur di Minggu pagi membuat susah tidur pada Minggu malam dan bangun pada Senin pagi. Solusinya Coba untuk bangun dan tidur kembali ke jadwal siklus normal sehari-hari.

Berbagai Sumber.

(Pandu Adjie K./WP)

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.