Warga Ciamis Kecewa, Pasokan Listrik PLN Sering Padam

93

Warga Geram, Pasokan Listrik PLN Sering Padam di Ciamis

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Warga Ciamis akhir-akhir ini mengeluhkan kembali terjadinya pemadaman aliran listrik yang dilakukan secara tiba-tiba oleh pihak PT PLN tanpa pemberitahuan terlebih dahulu pada pelanggan.

Kejadian pemadaman listrik mulai sejak Kamis malam hingga Jumat pagi (14/07). Masyarakat begitu kesusahan akibat pemadaman listrik yang terjadi. Tak ada penjelasan apapun dari pihak PLN meski masyarakat sudah sangat gerah.

“Kami sangat kecewa sekali dengan PLN kalau begini caranya. Sebab pembayaran kami lancar tapi yang kami dapatkan malah sebaliknya. Apa lagi pembayaran listrik akhir-akhir ini naik menjadi dua kali lipat dari biasanya,” terang Herman salah satu warga Rajadesa.

Padahal bagi masyarakat menjelang sore, kebutuhan akan listrik sangat tinggi. Selain orang membutuhkan penerangan, juga waktu berkumpul dengan keluarga, baik saat bersantai dengan menonton TV.

Slider

“Bagi kami ini sangat mengganggu sekali. Akibat mati listrik, waktu kita bersama keluarga, kerap terganggu,” tambahnya.

Dampak pemadam listrik pun diraskan oleh pengusaha yang berjualan bensin menggunakan pom mini, Yanto mengatakan, saat padam listrik kami tidak bisa berjualan.

“Banyak pembeli bensin yang balik lagi karena kami tidak bisa melayaninya sebab listiknya mati,” katanya.

Tak hanya itu pemadaman listrik juga menghambat jalanya pembuatan administasi kependudukan di Kecamatan-kecamatan sehingga masyarakat harus menunggu lama.

“Saya datang dari pagi bertujuan utuk mengurus surat Kependudukan tetapi dikarenakan padam listrik saya harus menunggu lama sampai berjam-jam,”kata Husni saat di temui di Kecamatan Jatinagara.

Dari pantauan Warta Priangan, yang sering terjadi padamnya listrik terjadi di Lima Kecamatan yaitu Sukadana, Rancah, Rajadesa, Jatinagara, Panawangan. (Dede Hermawan/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.