Puluhan Pesilat di Pangandaran Ikuti Seleksi Popwilda

0 38

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Sebanyak 64 pesilat dari 6 perguruan yang ada di Kabupaten Pangandaran, mengikuti seleksi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) di gedung SMAN 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Seleksi tersebut merupakan salah satu penyaringan para pesilat untuk Kejuaraan Popwilda Regional III Jawa Barat yang meliputi 7 kabupaten/kota diantaranya Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Pangandaran.

Kepala Seksi Pemuda Dinas Pendidikan dan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Tedi Sopyan mengatakan, seleksi tersebut merupakan upaya penyaringan pesilat dalam menghadapi Popwilda yang akan dilaksanakan 15 hingga 19 Mei 2017 mendatang.

foto: iwan mulyadi/wp

“Rencananya Popwilda untuk Regional III Jabar akan digelar di Kabupaten Pangandaran,” kata tedi.

Tedi menambahkan, ke 6 perguruan yang telah mengikuti seleksi diantaranya Tadjimalela, Satria Muda Indonesia (SMI), Tapak Rasa, Galuh Panglipur, Tapak Suci dan Prisai Diri.

“Dalam seleksi ini untuk putra terbagi menjadi 7 kelas diantaranya A, B, C, D, E dan F sedangkan untuk Putri terbagi menjadi 5 kelas diantaranya A, B, C, E dan H,” tambahnya.

Tedi menambahkan, dari ke 64 pesilat yang telah diseleksi, panitia berhasil menyaring sebanyak 12 atlet yang akan dibina dalam naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pangandaran dibawah tanggung jawab Disdikpora Kabupaten Pangandaran.

foto: iwan mulyadi/wp

“Kami harap langkah ini sebagai salah satu jalan untuk menunjukan eksistensi para pesilat yang ada di Kabupaten Pangandaran,” paparnya.

Sementara salah satu Ketua dari Perguruan Silat Tadjimalela, Megi R Parlumi mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Disdikpora yang telah melakukan penyaringan atlet secara terbuka.

“Kami ingin seleksi ini dilaksanakan secara profesional, jangan ada kesan sistem keterwakilan berdasarkan perguruan tetapi berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan secara sportif,” pungkas Megi. (Iwan Mulyadi/WP)

loading...
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.