Kabupaten Garut Bertekad Raih Swasti Saba Wiwerda

11

wartapriangan.com, BERITA GARUT. Tahun 2017 Kabupaten Garut ingin meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda. Sementara tahun 2015 silam, Garut mengikuti Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat juga Nasional, dan Garut memperoleh penghargaan Swasti Saba Padapa pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 25 November 2015 di Jakarta. Sedangkan acara penyerahan penghargaanya langsung diterima oleh Bupati Garut pada 14 Desember 2016 di Gedung Sate Bandung.

Atas dasar prestasi yang diraih Garut sebelumnya, di tahun  2017 Garut kembali diverifikasi oleh tim verifikasi Provinsi Jawa Barat, di Aula Bappeda Kabupaten Garut. Tim verifikasi Provinsi Jawa Barat diterima Bupati Garut, Kepala Bappeda Garut dan Ketua Forum Garut Sehat.

Bupati Rudy Gunawan menuturkan, salah satu penilaian dalam rangka  penilaian Swasti Saba Wiwerda tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017 adalah bedah dokumen. Dimana ada empat tatanan yang akan diverifikasi yaitu Tatanan Industri dan Perkantoran Sehat, Tatanan Kawasan Pariwisata Sehat, Tatanan Kawasan Permukiman, Sarana Sehat dan Tatanan Kehidupan Masyarakat yang Sehat Mandiri.

Slider

Rudy optimis dengan kesiapan semua pihak, Garut akan meraih kembali Swasti Saba Wiwerda pada tahun 2017.  Bupati Garut berharap, adanya masukan serta saran dari tim verifikasi untuk lebih meningkatkan kualitas pelaksanaan program kabupaten/kota sehat yang dilaksanakan di daerahnya.

Menurut Ketua Forum Garut Sehat, Ahmad Bajurimegatakan, titik pantau yang telah disiapkan untuk diverifikasi antara lain Situ Cangkuang, Kecamatan Leles, untuk tatanan pariwisata sehat
Pabrik Chocodot di Kecamatan Tarogong Kidul untuk tatanan industri dan perkantoran sehat. Posyandu Nusa Indah untuk tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan SMA Negeri 1 Garut untuk tatanan permukiman, sarana dan prasarana sehat.

Sementara itu menurut Ketua Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Jawa Barat, Panca Budi menuturkan, penyelenggaraan ini lebih mengutamakan proses daripada target. Sehingga program ini akan  berjalan terus menerus. Dimulai dengan kegiatan prioritas dalam suatu tatanan kawasan yang dicapai dalam waktu yang sesuai dengan kemampuan masyarakat.

Program Kabupaten Sehat telah dimulai sejak tahun 2009 oleh Pemerintah Pusat, namun Kabupaten Garut baru mengikutinya pada tahun 2014. Ada 3 kategori untuk penilaian kabupaten sehat dengan tingkat tatanan yang berbeda, Kategori Padapa (Pemantapan) untuk 1-2 tatanan, Kategori Wiwerda (Pembinaan) untuk 3-4 tatanan dan Kategori Wistara (Pengembangan) untuk 5-9 tatanan . (Yayat Ruhiyat/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.