Percepatan Tanam Padi Terus Digenjot, Bupati Ciamis Turun ke Sawah

44

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Puncak musim panen telah berlalu, meskipun beberapa wilayah masih melaksanakannya. Kini saatnya tanam padi digalakkan agar produktifitas gabah bisa ditingkatkan menuju swasembada beras dengan memanfaatkan musim hujan yang masih berlangsung. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melalui Dinas Pertanian langsung melaksanakan gerakan percepatan tanam padi diberbagai wilayah.

Percapatan tanam padi dilaksanakan di masing-masing kecamatan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Kelompok Tani Sri Jati Mulya, di Desa Sindangangin, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (10/03), dengan dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis, Drs. H. Iing Syam Arifien bersama Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia wilayah Jawa Barat, Ir. Banun Hartini, M.Sc., serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Ir Kustini, MP.

foto: baehaki efendi/wp

Pada hari tersebut, gerakan penanaman padi dilaksanakan serentak di lahan seluas kurang lebih 200 hektar di Gabungan Kelompok Tani Sri Jati Mulya, di Desa Sindangangin, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Bupati Ciamis, Drs. H. Iing Syam Arifien pun turun langsung ke tengah sawah milik Gabungan Kelompok Tani “Sri Jati Mulya” untuk menanam padi secara manual dan modern bersama Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia wilayah Jawa Barat, Ir. Banun Hartini, M.Sc. Mereka bersatu dengan petani untuk melakukan percepatan tanam padi pasca panen pertama di tahun 2017 ini.

Slider

“Bagi yang sudah panen pada bulan ini, disarankan untuk bisa tanam lagi, karena musim hujan masih berlangsung,” Ujar Iing.

foto: baehaki efendi/wp

Menurutnya, percepatan kali ini menggunakan sistem tanam jajar legowo untuk meningkatkan hasil pertanian yang maksimal. Hingga saat ini sudah ada sekitar 50.000 hektar lahan yang sudah panen. Sementara hampir sebagian besar melakukan tanam lagi.

“Luas lahan yang lakukan tanam kembali cukup banyak, dan itu menggembirakan sehingga petani jangan ragu untuk lakukan tanam lagi,” tandasnya.

Iing juga mengatakan, dalam 2 tahun terakhir peningkatan tanam padi di Kabupaten Ciamis, naik secara signifikan. Sehingga Kabupaten Ciamis surflus padi sekitar 200 ton, dan bisa mendorong program Pemerintah Pusat dalam menggalakan Program Swasembada Pangan. (Baehaki Efendi/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.