Polisi Sisir Sekolah-Sekolah SMA di Tasik

30

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tak hanya di jalan raya, Operasi Simpatik Lodaya 2017 juga menyasar sekolah-sekolah dalam rangka sosialisasi dan penyuluhan tertib berlalu lintas. Pelajar SMA menjadi salah satu sasaran sosialisasi dikarenakan banyaknya pelajar yang berangkat ke sekolah dengan mengendarai motor sendiri.

foto: andri/wp

Seperti yang dilakukan Anggota Jajaran Polsek Indihiang serta unit Lalu lintas Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, Senin (6/3) siang. Bertempat di SMK Mitrabatik, Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini membahas tentang tertib berlalu lintas dan Undang Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

Kapolsek Indihiang, Kompol Tri Sumarsono melalui Kanit Lantas Polsek Indihiang Ipda Asep Saepuloh menjelaskan, sosialisasi ini adalah bagian dari kegiatan Operasi Simpatik Lodaya 2017.

foto: andri/wp
Slider

Lanjut Kanit Lantas, Operasi Simpatik kali ini lebih menekankan pada himbauan, penyuluhan dan teguran kepada masyarakat termasuk ke sekolah-sekolah. Kegiatan penyuluhan ke sekolah ini bertujuan agar pelajar lebih sadar akan manfaat dan pentingnya mentaati  peraturan berlalu lintas.

“Dalam Ops. Simpati 2017 ini, kami berikan penyuluhan dan sosialisasi ke sekolah SMA di beberapa sekloah yang ada di Wilayah hukum Polsek Indihiang agar pelajar mengetahui pentingnya menaati peraturan berlalu lintas. Sehingga keselamatan, kenyamanan dan keamanan dapat tercipta,” ujar Perwira Insfektur dua ini.

Operasi Simpatik 2017 serentak digelar di seluruh Indonesia sejak 1 Maret lalu hingga 21 hari kedepan. Sasaran operasi ini yakni menekan resiko tingkat kecelakaan dengan memberikan edukasi bagi pengendara tanpa tindakan tilang.

foto: andri/wp

“Operasi Simpatik kali ini lebih menekankan pada imbauan, namun dalam perkembangannya jika memang ada pengguna jalan yang melanggar peraturan dan berpotensi membahayakan keselamatan orang lain, tetap akan ada penindakan sesuai perundangan yang berlaku,” paparnya.

Selain itu, menurutnya, sesuai program Polres Tasikmalaya Kota, di 2017 Tasik tanpa knalpot bising atau zero knalpot bising. (Andri/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.