Kejam! Ayah Menyalib Anaknya karena Malas Kerjakan PR

19

wartapriangan.com, BERITA INTERNASIONAL. Malas mengerjakan pekerjaan rumah (PR)? Hati-hati saja. Sebab, Anda bisa saja bernasib sama seperti anak laki-laki di Yongchuan, China, ini. Anak tersebut disalib ayahnya sendiri di pinggir jalan karena sering mengabaikan tugas-tugas sekolahnya.

Para tetangga yang keluar rumah hari itu dibuat terkejut dengan kejadian ini. Seorang anak laki-laki berumur 10 tahun digantung dengan tangan terbentang, kemudian tubuhnya diikat kencang ke sebuah tiang pancang dari kayu. Dalam posisi berlutut di atas keranjang buah, anak itu tersalib dan menjadi tontonan banyak orang.

Sebagaimana dilansir Metro, Minggu (5/3/2017), ayahnya mengatakan hukuman itu bukanlah masalah serius. Ia menjelaskan kalau aksinya hanya candaan. Apa pun alasannya, cara pria ini mengajari anaknya menuai kritik keras dari sejumlah pihak. Mereka berpendapat ayah si anak sudah keterlaluan.

 

Slider

Berdasarkan keterangan para tetangga, ayah anak itu bekerja sebagai pedagang buah. Dia memang dikenal sangat keras dalam mendidik kedua putranya.

Hari itu, si ayah mendengar laporan dari guru di sekolah kalau anaknya yang berusia 10 tahun lagi-lagi tidak mengerjakan PR. Akibat kesal dan merasa wajib memberi pelajaran agar anak itu jera, pemilik toko buah tersebut menghukum anaknya dengan mempermalukan dia di depan umum.

Namun bukannya membuat jera anaknya, si ayah justru mendapat pelajaran berharga. Gara-gara para tetangga memotret anaknya dalam posisi tersalib di pinggi jalan, tokonya mendapat perhatian besar dari publik dan media.

Ayah dari anak yang disalib itu berujar akan menuntut tetangga yang menyebarkan foto tersebut. Akan tetapi hingga saat ini tidak diketahui apakah polisi setempat sudah memproses kasus itu. Satu yang pasti, si anak sudah dibebaskan dari salibnya dalam keadaan hidup.

Sumber: Okezone

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.